PSK Tewas Setelah Layani 6 Pria di Hotel

- Publisher

Rabu, 16 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, inikepri.com – Seorang pekerja seks berinisial DP (41) warga Solo, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/9). Korban ditemukan meninggal dunia usai melayani seorang tamu.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat, Iptu Isnaini mengatakan, jika sebelum meninggal dunia, korban DP diketahui sempat melayani 6 orang pria. Salah satu pria itu adalah AD (23) warga Purworejo, Jawa Tengah, yang menjadi tamu ke-6.

Isnaini menerangkan jika AD merupakan orang terakhir yang bersama dengan korban DP. Sebelumnya AD diketahui telah menggunakan jasa DP pada sore hari. Karena cocok dengan pelayanan DP, keduanya pun bersepakat untuk mengulangnya di malam hari.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi sudah Resmikan 44 Bendungan selama 10 Tahun Kepemimpinannya

“AD hari itu menggunakan jasa korban sebanyak dua kali yaitu pukul 3 sore dan pada malam harinya. Karena pelayanannya bagus, sabar, koordinasi lisan nih. Kalau nambah gimana? Karena sudah janjian sama tamu lain, mundur waktu (malam hari),” ujar Isnaini.

Isnaini menerangkan jika di malam itu, AD sempat melihat korban DP kejang-kejang hingga meninggal dunia. AD, kata Isnaini, ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai. Isnaini menyebut saat korban kejang bukannya menolong, tersangka AD justru menutup wajah korban dengan kaosnya.

“Kelalaiannya ini mestinya pelaku ini menolong korban yang sedang membutuhkan pertolongan. Dia malah menutup wajah di saat dia sekarat, ngorok-ngorok itu. Kemudian ditutuplah dengan menggunakan kaos milik korban dengan tujuan supaya suaranya tidak keluar kamar. Itu yg disampaikan ke penyidik, sehingga kita terapkan 359,” ucap Isnaini.

BACA JUGA:  Kabar Baik, Nenek 74 Tahun Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Selain Pasal 359, lanjut Isnaini, tersangka juga dijerat dengan Pasal 363 lantaran kedapatan menbawa dua ponsel korban. AD mengaku membawa ponsel korban karena panik berbunyi terus menerus.

“Setelah mengetahui korban kejang, kemudian HP korban kan berdering terus, dibawalah HP ini oleh pelaku. Kemudian kedapatan sama saksi ataupun suami korban saat AD digeledah,” tegas Isnaini.

Isnaini menerangkan terkait penyebab kematian korban pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara. Isnaini menyebut dari fisik korban secara kasat mata tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

BACA JUGA:  Rumah Dinas Dirampok, Wali Kota Blitar dan Istri Disekap!

“Dari keterangan keluarga tidak ada riwayat sakit. Cuma di dalam tasnya ada obat, pil obat China. Menurut suami korban itu adalah obat gemuk. Dari komposisi total, sudah berkurang 4 biji,” ungkap Isnaini.

Isnaini menambahkan meski saat ini pihaknya tengah fokus mengungkap penyebab kematian korban DP namun juga sedang menelusuri keterlibatan suami DP. Pendalaman bertujuan untuk mengetahui apakah suami terlibat dalam praktik prostitusi ini. Isnaini merinci jika suami korban saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Sumber : www.merdeka.com

Berita Terkait

29 Mahasiswa Batam Kuliah di ITB Lewat Beasiswa Pemko, Firmansyah Terima Apresiasi
Natuna Siapkan Kolam Renang Rp11,8 Miliar untuk POPDA Kepri 2028
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Bupati Cen Sui Lan Sambut Pangdam XXV/SMR di Natuna, Kesiapan Batalyon Gardapati Jadi Perhatian
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:29 WIB

29 Mahasiswa Batam Kuliah di ITB Lewat Beasiswa Pemko, Firmansyah Terima Apresiasi

Jumat, 6 November 2026 - 07:07 WIB

Natuna Siapkan Kolam Renang Rp11,8 Miliar untuk POPDA Kepri 2028

Kamis, 5 November 2026 - 13:10 WIB

Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Berita Terbaru