4 Nelayan Hanyut di Tanjung Berakit, PLP Tanjung Uban Terjunkan KN Kalimashada-P.115

- Admin

Jumat, 18 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Uban, inikepri.com – Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban berhasil menyelamatkan empat Nelayan yang sempat hanyut di Perairan Tanjung Berakit Laut Natuna, Kamis (17/9/2020).

Kepala PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian mengemukakan, melalui Kasubsie Operasi Capt. Deddy Sirachman, pihaknya menerjunkan KN. Kalimasdha-P.115 usai memeroleh laporan adanya nelayan yang hanyut di laut dikarenakan kapal mereka karam di hantam badai.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Bintan Sambut Positif Giat FKPT Perempuan TOP Cerdas Digital Satukan Bangsa

“Keempat Nelayan tersebut diketahui sempat terombang-ambing di laut selama tiga hari sebelum ditemukan dan diselamatkan oleh Kapal MT. Seaways Yellowstone,” jelas Handry di Tanjung Uban, Jumat (18/9/2020).

Setelah mendapatkan arahan, pukul 14.30 WIB, Komandan KN.Kalimasadha-P.115 melakukan kontak Radio dengan MT. Seaways Yellowstone untuk kemudian berangkat pada pukul 15.30 WIB dari Perairan Tanjung Berakit menuju ke lokasi labuh jangkar MT. Seaways Yellowstone pada posisi 01° 40′ 60” N / 104° 52′ 13” E.

Baca Juga :  14 Kepala Puskesmas di Bintan Kembalikan Uang Korupsi Dana COVID-19

Menurut Handry, setelah melakukan proses serah terima, keempat Nelayan dibawa naik ke KN. Kalimasadha-P115 untuk dievakuasi ke daratan.

Setelah keempat Nelayan tiba di Pangkalan PLP Tanjung Uban sekitar pukul 00.30 WIB, pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk membawa keempat Nelayan tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Busung Tanjung Uban guna mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Uban Tindak Kapal Nelayan Berbendera Malaysia

“Setelah kondisi mereka dipastikan aman, kami akan membantu proses mereka kembali ke daerah asal mereka di Kijang,” tutup Handry.

Sumber : www.aksi.id

Berita Terkait

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan
Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut
Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau
Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional
ITTU PET Perkuat Kepedulian Sosial–Lingkungan Lewat Program KolaboraSEA Energy
Dinas Perkim Kepri Telah Rampungkan 80 Persen Pembangunan RTLH di Kabupaten Bintan
Bintan Marathon 2025 Perkuat Citra Kepri sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:26 WIB

Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:04 WIB

Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:00 WIB

Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau

Senin, 8 Desember 2025 - 07:26 WIB

Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional

Berita Terbaru