Batam, inikepri.com – Para debt collector ini tak berpikir calon korbannya ternyata orang yang mempunya mental baja, seorang tentara.
Walau berulang kali meminta maaf karena telah mau menarik paksa motor, namun tentara itu tidak terima hingga akhirnya harus menerima hukuman.
Apa boleh buat, dari pada urusan jadi panjang. Hukuman itu mau tak mau mereka terima.
Tidak senang dengan tindakan yang melukai harga dirinya, tentara itu marah-marah kepada debt collector.
Dengan aksen Batak, dia tidak terima kalau motornya nunggak cicilan.
Padahal motor miliknya dibayar tunai cash, dan diberikan langsung kepada dirinya sebagai hadiah dari TNI.
Video debt collector dibentak-bentak oleh seorang pria ini pun menjadi viral di media sosial.
“Ini leasing mau narik motor saya, sementara motor saya hadiah dari panglima TNI,” kata korban debt collector itu seperti yang dibagikan akun Instagram @ndorobeii.
Para pria suruhan leasing itu kemudian meminta maaf kepada pria yang mengaku tentara, namun dia masih tidak terima hingga kemudian menghukum keempat debt collector dengan push-up di tempat.
“Saya dari angkatan darat. Sini dulu buka helm kalian. Kalian mau ngapain berhentiin di pinggir jalan. Ada apa nggak surat tugas kalian,” sebutnya.
Walau mereka masih enggan untuk dihukum, tapi pria itu tetap memaksa atau dia mengancam akan melakukan kekerasan jika debt collector tidak memenuhi permintaannya.
“Situ kalian semua dari pada saya keluarkan apa yang ada dalam jok saya ini. Mau pakai dinas kek, atau apapun itu kalian ke rumahnya. Jangan di pinggir jalan. Kalian push-up, saya tidak mau tau,” katanya tegas.
https://www.instagram.com/tv/CGo0EdgnhwQ/?igshid=9vexeq7ifi6c
Para debt collector itu pun tidak bisa melawan, dari pada buntutnya pajang. Mereka terpaksa memenuhi permintaan pria berbaju merah itu dengan 30 kali push-up. (RM/Indozone)

















