2.566 Balita Stunting, Syamsul: Cegah Sejak Dini

- Publisher

Rabu, 28 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Batam, inikepri.com – Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan penanganan stunting harus dilakukan sejak dini. Bahkan, perlu adanya langkah khusus agar anak dapat tumbuh dengan semestinya.

“Strategi pertama, kita harus punya database mulai dari warga yang akan menikah hingga data warga yang hendak melahirkan,” ujar Syamsul usai memimpin rapat pencegahan stunting di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (27/10/2020).

Setelah pusat data ada, perlu dilakukan pengawasan hingga penanganan jika terdapat balita yang terkendala dalam pertumbuhan. Ia mengaku, pertumbuhan anak sangat rawan di tiga tahun pertama.

BACA JUGA:  Oknum Polisi Gadungan Dilumpuhkan Macan Barelang, Kapok!

“Posyandu harus proaktif, kalau ada warga yang tak ikut posyandu bisa didatangi ke rumah,” ujarnya.

Hal itu sebagai langkah pengawasan, khususnya di masa-masa rawan pertumbuhan anak. Ia berharap, bagi keluarga yang memiliki balita harus rutin memeriksakan anak agar pertumbuhan anak tidak terhambat.

BACA JUGA:  TNI AU Kibarkan Merah Putih dengan Paramotor di Batam

“Kalau kita tahu akan lebih mudah menanganinya. Harus dicegah sejak dini, bahkan sejak dari kandungan,” kata dia.

Untuk diketahui, hingga pertengahan 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat angka stunting di Batam sebanyak 2.566 balita. Jumlah itu terbagi dalam katagori 925 orang anak sangat pendek dan 1.641 orang anak pendek. Angka ini mengalami penurunan 1,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019.

BACA JUGA:  Amsakar : Batam Harus Bebas Stunting

Syamsul mengaku, sesuai program pemerintah pusat, Batam konsisten menekan jumlah Balita mendarita stunting melalui program mencegah stunting secara berkesinambungan dengan pemantauan pertumbuhan balita. Edukasi pencegahan stunting yang akan berdampak pada kualitas SDM juga diberikan pada masyarakat. 

“Terus kita sosialisasikan dan perlu peran semua pihak termasuk Camat dan Lurah serta memberi fasilitas tambahan di Posyandu,” kata Syamsul. (ER)

Berita Terkait

Respons Aksi “Rayap Besi”, Wakil Kepala BP Batam Cek Langsung Terowongan Pelita
Terungkap! Polisi Periksa Dua Anak dalam Kasus Bullying Remaja Putri di Belakangpadang, Perekam Video yang Tertawa Masih Diburu
Berani Banget! ‘Rayap Besi’ Beraksi di Terowongan Pelita, Terekam Kamera Saat Warga Lari Pagi, Warganet Geram
Pemko Batam Sediakan BPJS Kesehatan Gratis, Amsakar Minta Warga Pastikan Kepesertaan Aktif
PT Wasco Engineering Indonesia Bangun Perpustakaan Tanjung Uncang, Pemko Batam Beri Apresiasi
PLN Batam Bagikan Tips Cegah Korsleting Listrik di Area Dapur
KABAR BAIK! Dana Operasional Mulai Cair, Layanan MBG di Kepri Diperkirakan Pulih Bertahap Pekan Depan
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:13 WIB

Respons Aksi “Rayap Besi”, Wakil Kepala BP Batam Cek Langsung Terowongan Pelita

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terungkap! Polisi Periksa Dua Anak dalam Kasus Bullying Remaja Putri di Belakangpadang, Perekam Video yang Tertawa Masih Diburu

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:16 WIB

Berani Banget! ‘Rayap Besi’ Beraksi di Terowongan Pelita, Terekam Kamera Saat Warga Lari Pagi, Warganet Geram

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:49 WIB

Pemko Batam Sediakan BPJS Kesehatan Gratis, Amsakar Minta Warga Pastikan Kepesertaan Aktif

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:50 WIB

PT Wasco Engineering Indonesia Bangun Perpustakaan Tanjung Uncang, Pemko Batam Beri Apresiasi

Berita Terbaru