Pandemi, Ekspor Hasil Perikanan Melalui Belakangpadang Tetap Berjalan

- Publisher

Kamis, 26 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pelabuhan laut Belakangpadang merupakan salah satu titik lalu lintas hasil perikanan di Kota Batam. Aktivitas di Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Belakangpadang ini cukup besar terutama untuk kegiatan ekspor hasil perikanan tujuan Singapura.

Berdasarkan data Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam, pada tahun 2019 ekspor hasil perikanan melalui Pelabuhan Laut Belakangpadang tercatat 2.085.820 Kg (2.085 Ton) untuk komoditi segar/mati dan 142.576 ekor untuk komoditi hidup. Adapun nilainya mencapai Rp141,83 miliar.

“Untuk tahun 2020 ini, meskipun kondisi memprihatinkan akibat pandemi covid-19, ekspor hasil perikanan tujuan Singapura dari Wilayah Kerja Belakangpadang tetap berjalan. Namun memang terjadi penurunan,” kata Kepala SKIPM Batam, Anak Agung Gede Eka Susila melalui siaran pers, Rabu (25/11).

BACA JUGA:  Hadiri Sertijab Komandan Yonif 136/ Tuah Sakti, Amsakar: Selamat Jalankan Amanah Negara dengan Baik

Volume ekspor hasil perikanan periode Januari-Oktober 2020 tercatat sebesar 1.966.505 Kg (1.966 Ton) untuk komoditi mati/segar dan 262.408 ekor untuk komoditi hidup. Nilai ekspornya mencapai Rp66,37 miliar.

Pelabuhan Laut Belakangpadang ini merupakan 1 dari 8 wilayah kerja pengkarantinaan ikan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan di Batam. Wilayah kerja lainnya yaitu Pelabuhan Laut Batam Centre, Punggur, Batuampar, Sekupang, Sagulung, Rempang, serta Sertifikasi Bandara Hang Nadim.

Adapun total ekspor komoditas perikanan SKIPM Batam periode Januari-Agustus 2020 tercatat sebanyak 4.498,7 ton komoditi mati/segar dan 825.377 ekor komoditi hidup. Dengan nilai Rp187,8 miliar.

BACA JUGA:  Hadiri Peletakan Baru Pertama Masjid Rumaisyah Belakangpadang, Amsakar Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Jenis hasil perikanan yang diekspor antara lain ikan kerapu, tenggiri, ketarap, kaci, baronang, manyung, selar, kembung, tongkol, mata besar, dingkis, bawal hitam, ekor kuning. Kemudian kerang, gonggong, udang, dan sirip hiu kering. Sementara untuk komoditi hidup yaitu lobster, kepiting bakau, rajungan, betutu, udang belalang, dan lobster air tawar.

“SKIPM Batam senantiasa hadir dan berkomitmen penuh untuk mendukung dan melayani ekspor hasil perikanan. Baik melalui wilayah kerja Pelabuhan Laut Belakangpadang maupun wilayah kerja lainnya guna memastikan wilayah perbatasan senantiasa terawasi dan terlayani dengan baik,” tuturnya.

Anak Agung mengatakan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama pengawasan serta operasi bersama ekspor hasil perikanan di perbatasan adalah giat untuk menghadirkan kembali negara di tengah warga negara di perbatasan, sesuai dengan nawacita Presiden.

BACA JUGA:  Hasyim, Pengusaha Belakang Padang Bagikan 2500 Paket Sembako ke Warga Penawar Rindu

Kecamatan Belakangpadang yang berbatasan langsung dengan Singapura menjadikan kecamatan ini sebagai salah satu kecamatan perbatasan di Indonesia. Terdapat 3 pulau terluar dan 6 titik garis pangkal wilayah Kepulauan Indonesia di Kecamatan Belakangpadang.

Ketiga pulau tersebut adalah Pulau Nipah, Pulau Pelampong dan Pulau Batu Berhanti (Perpres 78/2005). Sedangkan 6 titik garis pangkal wilayah Kepulauan Indonesia terdapat di Pulau Nipah (2 titik), Pulau Pelampong (1 titik), Pulau Batu Berhanti (1 titik), Karang Helen Mars dan Karang Benteng (PP 38/2002). (RWH)

Berita Terkait

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Amsakar Achmad Kembali Pimpin MD KAHMI Batam, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2031
Aweng Kurniawan Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Riau, Gerindra Batam Sasar Lingkungan Warga
HUT ke-5 GARPU NasDem Kepri, Tegaskan Komitmen Bergerak Bersama Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Senin, 21 September 2026 - 16:38 WIB

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Berita Terbaru