INIKEPRI.COM – Suasana di kediaman rumah duka Haji Permata (70), pengusaha ternama di Kota Batam tampak ramai didatangi oleh kerabat, tetangga, kolega dan rekan-rekan almarhum.
Informasi yang dihimpun dari inikepri.com di lapangan, jenazah dibawa menggunakan kapal Pancung Lidah dari Tembilahan, Riau, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuju rumah duka yang beralamat di Pelabuhan Haji Permata Tanjungsengkuang, Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
“Jenazah diperkirakan tiba sekitar jam 17.00 WIB atau jam 5 sore nanti. Rencana akan dimakamkan di Sulawesi sesuai permintaan almarhumah, tapi belum pasti, soalnya masih dibicarakan kepada pihak keluarga dulu,” ujar salah seorang warga disekitar yang tidak mau disebutkan namanya kepada inikepri.com saat di lokasi rumah duka, Jumat (15/1/2021) siang, sekira pukul 15.09 WIB.
“Kemungkinan bisa jadi jenazah disemayamkan di Belavista, Batam Center-Batam,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, diberitakan pengusaha ternama di Kota Batam, bernama Haji Permata dikabarkan meninggal dunia di Perairan Tembilahan, Riau, Kepri, sekitar pukul 10.00 WIB pagi.
Isu yang beredar, penyebab meninggal dunianya pengusaha yang terkenal sering bermasalah hukum ini diduga karena ditembak petugas.
Dari informasi yang beredar, Haji Permata bersama rekannya terkena tembakan saat berada di laut, diduga ditembak petugas Bea dan Cukai.
Selain Haji Pertama, ada dua (2) orang lagi yang ditembak dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tembilahan.
Dikutip dari laman batamtoday.com, pihak keluarga yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kejadiannya di Tembilahan. Jenazah akan dibawa ke rumah duka sore ini,” ujarnya dikutip dari batamtoday.com, Jumat (15/1/2021). (IS)

















