Alasan Bakal Calon Gubernur Kepri Ini buat Aturan Siswi Wajib Pakai Jilbab

- Admin

Minggu, 24 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fauzi Bahar. (Foto: Twitter @datuaknansati)

Fauzi Bahar. (Foto: Twitter @datuaknansati)

INIKEPRI.COM – Jagat maya belakangan dihebohkan dengan sebuah kasus di mana seorang siswi SMK diduga dipaksa memakai jilbab oleh pihak sekolah.

Diketahui, polemik itu terjadi di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat. Menurut pihak sekolah, aturan siswi memakai jilbab, mau dia Islam atau non-Islam, itu sudah berlaku sejak lama.

Kebijakan tersebut juga bukan berlaku di SMKN 2 Padang saja, melainkan hampir semua sekolah di Kota Padang. Aturan tersebut dikabarkan berlaku sejak kepemimpinan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar tahun 2004 silam.

Menanggapi polemik yang belum lama ini terjadi, soal siswi non-Islam diharuskan memakai jilbab, sang mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar pun buka suara.

Baca Juga :  Mantan Kapolresta Barelang Jabat Orang Nomor Satu di Polres Metro Bekasi Kota, Begini Perjalanan Karirnya

Fauzi menilai, permasalahan tersebut terjadi lantaran adanya miskomunikasi antara orang tua murid dan pihak sekolah.

“Kalau saya menilai, itu hanya miskomunikasi antara pihak sekolah dan orangtua siswa saja,” kata Fauzi, disitat Suara Sumbar, Sabtu 23 Januari 2021.

Fauzi Bahar pun menjelaskan bahwa peraturan siswi diwajibkan berjilbab itu bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya, kata Fauzi, adalah untuk mencegah siswa terkena penyakit DBD yang kala itu menjangkit.

“Kalau menggunakan pakaian pendek, siswa tidak sadar mereka digigit nyamuk saat belajar. Dengan seluruhnya tertutup, maka hal itu tidak akan terjadi,” terang pria yang pernah meramaikan kontestasi politik Kepri sebagai bakal calon gubernur ini.

Baca Juga :  Hamdan Yelpi dari Batam Gegerkan Arena Catur Nasional, Juara 1 di Piala Panglima TNI 2025!

Ia pun mengklaim langkahnya membuat aturan tersebut bisa menekan angka penyebaran kasus DBD di Kota Padang.

Bukan itu saja, ia menambahkan, alasan lain mengapa siswi Islam maupun non-Islam diwajibkan memakai kerudung adalah agar supaya tidak terjadi diskriminasi di kalangan murid.

“Niat kami dengan aturan itu agar terjadi pemerataan dan tidak terlihat siapa yang kaya dan miskin. Karena dengan menggunakan jilbab, perhiasan yang mereka gunakan tidak terlihat,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Al Fikri mengatakan, pihaknya akan mengusut persoalan ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Pelajar SMA Rekam Video Syur saat Pacaran Lalu Diputus, Adegan Mesumnya Disebar

Adib menegaskan, tidak ada aturan bahwa siswi SMK atau pun SMA wajib memakai jilbab. Hal ini berlaku setelah SMA sederajat berada di bawah naungan Disdik Sumbar.

“Yang perlu ditegaskan, tidak ada pemaksaan dan tidak ada aturan yang mengatur untuk itu dan semua kita mengacu pada peraturan dari kementerian,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan telah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengumpulkan data soal kasus di SMKN 2 Padang. Sementara itu, Kepala SMKN 2 Padang, Rusmadi sudah meminta maaf atas kasus yang terjadi di sekolah tersebut. (ER/Hops)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB