Video Call dengan Istri, Pria Ini Siapkan Tali hingga Gantung Diri

- Admin

Kamis, 18 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

INIKEPRI.COM – Seorang pria berinisial RS (30) di Desa Kusau Makmur, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sebelum gantung diri, korban sempat video call dengan sang istri berisial L (25).

Dalam panggilan video itu, korban mempersiapkan tali untuk gantung diri.

“Korban ditemukan tewas tergantung di dapur rumahnya Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Kapolsek Tapung Hulu AKP Try Widyanto Fauzal dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga :  Jelang Hari Dharma Samudera 2021, KRI Lepu-861 Laksanakan Aksi Peduli

Dia menjelaskan, RS awalnya datang ke rumah mertuanya.

Sesampainya di sana, pihak keluarga berencana membawa RS untuk berobat ke klinik setempat, karena diduga sakit.

Namun, RS menolak karena merasa tidak memiliki penyakit.

Setelah itu, RS kembali pulang ke rumahnya, sementara istri dan anaknya tetap berada di rumah orangtuanya.

Sekitar pukul 08.31 WIB, RS menghubungi mertuanya melalui video call.

Namun, saat itu dijawab oleh istrinya.

Baca Juga :  Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Hutan Dam Duriangkang

“Dalam percakapan itu, korban berkata ‘aku pergi ya’. Saat itu, terlihat korban sedang persiapan gantung diri,” sebut Try.

Melihat hal itu, istri korban mematikan video call, lalu menghubungi tetangganya bernama IS dan SPG.

Istri RS meminta mereka segera datang ke rumahnya untuk mengecek suaminya yang akan melakukan bunuh diri.

Namun, saat tiba di rumah RS, saksi melihat RS dalam keadaan tergantung di dapur dan sudah tidak bernyawa.

Atas kejadian itu, saksi memanggil warga di sekitarnya, lalu secara bersama-sama menurunkan RS.

Baca Juga :  bank bjb Sukseskan Gelaran BUBOS 7 Bertasbih dan Bazaar Ramadan

Tak lama setelah kejadian, pihak kepolisian dan aparat desa setempat datang ke lokasi.

Saat petugas tiba, RS sudah diturunkan dan pihak keluarga sedang mengadakan doa bersama pendeta.

“Anggota piket Reskrim meminta keterangan istri korban dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” kata Try.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap RS dan membuat surat pernyataan penolakan yang diserahkan kepada petugas. (RM/Kompas)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB