Kamis, 22 April 2021
2 Apr 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Seluruh pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Batam dan Karimun baik pegawai tetap, tidak tetap dan Tenaga Alih Daya (TAD) melaksanakan program pemerintah yakni Vaksinasi, sejak dilakukan pencanangan vaksinasi Covid-19 oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi pada bulan Januari lalu. Adapun pegawai yang melaksanakan vaksinasi tersebut berjumlah 74 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Manusia (SDM), Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi, mengatakan bahwa, dalam rangka menyukseskan program vaksinasi dan menindaklanjuti himbauan Kementerian Kesehatan maka pihaknya juga turut mendaftarkan seluruh pegawai BPJS Kesehatan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam agar dapat dilakukan proses pendataan guna pelaksanaan vaksinasi.

“Seluruh pegawai BPJS Kesehatan baik pegawai tetap, tidak tetap dan Tenaga Alih Daya (TAD) dengan jumlah 74 orang sudah kami daftarkan untuk menjalankan proses vaksinasi. Sesuai rencana proses vaksinasi dilaksanakan pada Selasa (30/3/2021) di Rumah Sakit (RS) Budi Kemuliaan,” kata Irfan, Jumat (2/4/2021) 

Tidak hanya di Batam, Irfan juga memastikan seluruh pegawai yang berada di Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Batam, turut menjalankan vaksinasi.

“Bahkan pegawai yang di kantor Kabupaten Karimun sudah duluan menjalani vaksinasi pada 5 Maret kemarin, dan sudah melakukan vaksinasi yang kedua,” ujar Irfan.

Setelah dilakukan vaksinasi, masih kata Irfan, tidak ada keluhan yang dirasakan oleh pegawai. Hanya gejala ringan dan tidak berkepanjangan. Ia menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir yang berlebihan dengan rumor yang beredar terkait vaksinasi.

“Ada beberapa yang pusing dan menurut tim medis ini adalah hal yang wajar. Intinya tidak perlu terlalu khawatir,” katanya.

Sementara, salah satu tenaga medis (Nakes) yang merupakan PIC vaksin di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, dr. Evelyn, mengatakan pihaknya melaksanakan vaksinasi dengan standar. Diawali dengan pengisian formulir, pendaftaran, skrining kesehatan dengan pemeriksaan tensi dan suhu badan. Setelah itu baru dilakukan vaksinasi dan observasi.

“Setelah menerima vaksin, pada beberapa orang akan mengalami gejala pusing hingga mual, namun itu adalah hal yang wajar. Oleh karena itu setelah vaksin kita akan melakukan observasi selama 30 menit, untuk memastikan kondisi pasien,” kata Evelyn.

Ia menyampaikan bahwasanya, setelah menerima dosis pertama, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan dosis kedua setelah 14 hari, yang jatuh pada tanggal 13 April mendatang. (IS)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x