Tak cukup show force dengan forum silaturahmi itu, pada 18 Maret 2021 yang lalu, Sapar merencanakan aksi demonstrasi ke Ansar di Gedung Graha Kepri, Batam Center yang kabarnya akan dihadiri oleh lebih dari 500 orang dari Perpat
Beruntung, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur berhasil meredam “amarah” Sapar. Demonstrasi akhirnya dibatalkan.
Ansar-Sapar “Mencair”
Ansar Ahmad yang sadar dirinya sedang “dimusuhi” koleganya saat Pilkada lalu mengambil langkah cepat untuk “mengambil hati” Sapar dan Perpat.
Jum’at, 19 Maret 2021, Ansar Ahmad bertandang ke Bengkong Sadai, kediaman Sapar. Kedatangan Ansar saat itu disambut riuh gembira oleh segenap pengurus dan anggota Perpat.
Saat itu, Ansar bahkan menjadi khatib salat Jum’at di Masjid Jami’ Kelana Jaya, yang letaknya tepat bersebelahan dengan rumah Sapar.
Selepas salat, Ansar bertemu dengan Sapar. Keduanya saling bersalaman dengan mengepalkan tangannya masing-masing. Fotonya kala itu beredar di akun media sosial kota Batam. Beberapa petinggi partai Golkar, pengusung Ansar Ahmad, juga tampak hadir.

Entah apa yang mereka bicarakan saat Ansar dan Sapar bertemu empat mata yang kabarnya diselipi sambil makan kambing guling.
Di forum itu juga, Ansar memohon maaf karena belum sempat menemui satu persatu kelompok masyarakat.
Pertemuan ini juga seakan menepis disharmoni antara Ansar dengan Perpat.
Masyarakat Kepri pun meyakini Ansar dan Perpat sudah selesai dengan yang terjadi belakangan ini.
Pada 19 Maret 2021 itu juga, kabarnya Ansar Ahmad dan Marlin Agustina menggelar pertemuan guna “bagi-bagi” jabatan di kursi pemerintahan. Tapi sayang, pertemuan itu berakhir buntu tanpa titik temu.
Kebuntuan ini seakan menjadi bom waktu yang siap meletus kapan saja.
Tak Jumpa Titik Temu, Perpat Rencanakan Aksi Lagi
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















