Di awal April 2021, Sapar kembali “mengancam” menggelar aksi demonstrasi di Graha Kepri, Batam Center, pada Senin (12/4/2021).
Lagi-lagi, aksi demo yang berjudul “Mosi Tidak Percaya Perpat Terhadap Komitmen Ansar pada Pilkada 2020” dapat diredam kembali oleh Kapolresta Barelang.
Sapar dan Perpat pun urung menggelar aksi itu.
Sebagai informasi di tanggal yang sama dengan rencana aksi demonstrasi Perpat, 12 April 2021, sekumpulan orang yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Batam (Geram), juga berkeinginan menggelar aksi demonstrasi.
Sasarannya ke Pemko Batam dan Kejaksaan Negeri Batam, dengan membawa tuntutan berupa pembongkaran dugaan kasus korupsi di Pemko Batam dan menutut penuntasan kasus dugaan ijazah palsu Wali Kota Batam.
Inikepri.com melihat aksi yang dilakukan Geram adalah aksi tandingan melawan Perpat.
Pendukung Ansar Melawan!
Aksi Sapar dan Perpat yang mencoba “menganggu” Ansar Ahmad mendapat lawan dari berbagai pihak.
Salah satunya dari Pemuda Rakyat Amanah Negeri (PerAN) yang menyesalkan sikap Sapar dengan Perpat-nya itu.
Tanpa takut, PeRAN mengaku siap berhadapan dengan siapapun dan kelompok manapun yang mengganggu kondusivitas dan stabilitas pemerintahan di Provinsi Kepri
Belum lagi dari Perpat Tanjungpinang yang mengecam arogansi dari Perpat yang dikomandoi oleh Sapar itu.
Bambang Sudomo, ketua umum Perpat Tanjungpinang meminta kepada pihak berwenang agar menindak tegas jika aksi demonstrasi Perpat jadi dilakukan.
Relawan Setia Milenial Kepri Ansar-Marlin (Resmikan) juga turut mengambil sikap atas rencana aksi Perpat itu.
Jefri, Koordinator Resmikan mengatakan Perpat telah melakukan intervensi kepada pemimpin negeri yang dipilih langsung oleh masyarakat.
Janji Politik Siapa Yang Benar?
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















