Rekaman video itu diviralkan oleh akun pegiat sosial warga Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya di akun Twitter-nya.
Dia mengaku ingin seksama dalam mengunggah video ini, sebab dia khawatir video kekerasan di masjid ini rawan difitnah dan pelintir. Kendati begitu, Tofa akhirnya tetap mengunggah rekaman video itu.
“Saya malas mau upload ini. Pasti karena khawatir, ada kelompok yg salah fokus ke soal kekerasan di dalam Masjid,” tulis Tofa.
Video tersebut pun viral dan mendapat beragam komentar dari warganet di jagat Twitter.
https://twitter.com/TofaTofa_id/status/1390492588306690053?s=19
(ER/HOPS)

















