BP2MI: Jangan Sebarkan Informasi Seolah Eks TKI Penyebar COVID-19

- Admin

Rabu, 12 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meminta semua pihak, termasuk media massa untuk tidak menyebarkan informasi seolah-olah eks TKI asal Malaysia yang pulang secara mandiri maupun dideportasi sebagai penyebar COVID-19.

Dilansir dari ANTARA, Kepala BP2MI Benny Rhamdani seusai memantau pemulangan eks TKI dari Malaysia, di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa 11 Mei 2021 menyatakan, informasi terkait kedatangan eks TKI yang seolah sebagai sumber munculnya varian baru COVID-19 tersebut membentuk stigma negatif.

Menurut dia, setiap orang berpeluang sama sama berpotensi tertular COVID-19 sehingga kurang arif jika pemulangan eks TKI dari Malaysia dikaitkan dengan penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  Pemulangan PMI Diharapkan Tidak Hanya Lewat Batam

Ia berharap seluruh elemen masyarakat tidak mengeluarkan pernyataan yang terkesan memojokkan eks TKI yang telah dan akan kembali ke Tanah Air.

“Mereka anak bangsa Indonesia, yang harus dilindungi. Mari bersama-sama kita dukung proses penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar berjalan lancar,” kata Benny.

Ia memastikan kepulangan eks TKI dari Malaysia apakah melalui jalur mandiri maupun deportasi sesuai protokol kesehatan. Seluruh eks TKI akan tes usap dengan metode PCR sebanyak dua kali.

Seluruh eks TKI asal Malaysia akan tinggal sementara di Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) Tanjungpinang sambil menjalani program isolasi mandiri. Ketika eks TKI asal Malaysia itu positif COVID-19, maka segera dirawat di RSKI Galang.

Baca Juga :  Pimpin Rapat Evaluasi, Ansar Ingatkan OPD Tingkatkan Kinerja

Sementara eks TKI yang sakit, bukan disebabkan terinfeksi COVID-19, maka dirawat di selter BP2MI di Tanjungpinang.

“Bagi yang sehat, setelah lima hari menjalani isolasi mandiri, dan hasil tes usap terakhir dengan metode PCR, negatif, maka dipulangkan ke daerah asal,” ujarnya.

Benny menegaskan negara menjamin keselamatan para eks TKI tersebut. Mereka tidak dibebani biaya sepeser pun selama proses pemulangan ke daerah asal.

“Mulai dari makan, berobat, dirawat hingga pemulangan ke daerah asal, ditanggung oleh negara,” ujarnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang mendampingi Benny saat konferensi pers tersebut mengatakan eks TKI asal Malaysia merupakan pahlawan devisa bagi Indonesia. Mereka harus mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  RSUD Tanjungpinang Alihkan Perawatan Pasien Non COVID ke Mes Pemda

“Kepri mendukung program pemerintah pusat, terutama membuka pintu masuk baru di daerah lainnya untuk kedatangan PMI dari Malaysia. Ini akan mengurangi beban pemerintah daerah, yang saat ini mengalami kesulitan anggaran,” ujarnya.

Ia mengemukakan mulai Juni 2021 sebanyak 7.000 eks TKI akan dipulangkan dari Malaysia, salah satu pintu masuknya yakni Tanjungpinang. “Kalau PMI yang pulang melalui jalur mandiri melalui Pelabuhan Batam Centre, Batam, jumlahnya sekitar 15 ribu orang dalam empat bulan terakhir,” katanya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB