Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

- Publisher

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi Pantunesia resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Aplikasi Pantunesia resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Aplikasi Pantunesia resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang, Rabu (17/12/2025) malam.

Peluncuran dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Kegiatan ini juga disejalankan dengan Perayaan Hari Pantun Nasional Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas dan pelestarian budaya Melayu di daerah.

Pantunesia merupakan aplikasi pelestarian budaya yang dirancang bersama para ahli pantun Melayu, sehingga setiap fitur yang dikembangkan tetap berlandaskan struktur, makna dan filosofi pantun sebagai warisan budaya bangsa.

Penggagas Pantunesia, Dato Yoan S Nugraha menyampaikan bahwa Pantunesia bukan sekadar aplikasi teknologi, melainkan ruang belajar budaya yang memadukan tradisi dan inovasi secara autentik.

“Pantunesia ini lahir dari kegelisahan kami terhadap keterbatasan sarana penilaian pantun yang berbasis kaidah budaya,” ujar Yoan S. Nugraha.

BACA JUGA:  Tahun ini, Pemprov Kepri Laksanakan Pemeliharaan di 16 Titik Jalan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan

Yoan menjelaskan, Pantunesia pertama kali dikembangkan pada akhir 2018 dalam bentuk kartu pantun fisik, kemudian berkembang menjadi aplikasi berbasis PowerPoint pada tahun 2022 dengan dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

Namun demikian, kedua versi tersebut dinilai masih memiliki keterbatasan. “Siapa yang menilai pantun itu bagus atau tidak? Tanpa pakar yang mendampingi, tentu sulit memastikan kelayakannya,” katanya.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pantunesia edisi ketiga dikembangkan dengan dukungan tim teknologi. Dalam versi terbaru ini, kecerdasan buatan (AI) dihadirkan sebagai penilai pantun berdasarkan kaidah pantun Melayu.

“AI ini bukan pembuat pantun, melainkan penilai yang memberikan skor, menunjukkan kekurangan, dan menyarankan perbaikan,” jelas Yoan.

Lebih lanjut, Yoan menyebutkan bahwa Pantunesia juga tengah merancang pengembangan Large Language Model (LLM) khusus pantun yang disebut Pantul atau “Otak Budaya”.

“Otak Budaya ini kami rancang layaknya seorang guru pantun yang sangat berpengalaman, sehingga proses belajar pantun menjadi lebih akurat dan autentik,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Jemput WN Tanjungpinang yang Dievakuasi dari Iran

Sementara itu, dalam sambutannya TS Arif Fadillah menyampaikan bahwa Kepulauan Riau memiliki kekayaan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) yang sangat beragam.

Berdasarkan data tahun 2013 hingga 2025, tercatat sebanyak 103 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang telah disahkan secara nasional, dengan tambahan 14 objek pada tahun 2025.

Ia pun menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berperan aktif dalam melindungi Objek-Objek Pemajuan Kebudayaan melalui upaya inventarisasi, pencatatan, pengenalan dan perlindungan kekayaan budaya daerah, salah satunya melalui peluncuran Aplikasi Pantunesia.

“Ini adalah bukti bahwa kekayaan budaya Nusantara, khususnya Kepulauan Riau, terus diakui di tingkat nasional maupun internasional, termasuk oleh UNESCO,” ujar Arif.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang terus dirawat bersama. Arif juga memberikan apresiasi khusus kepada Tim Pantunesia yang berhasil meraih Juara III Nasional di Kementerian Kebudayaan RI.

BACA JUGA:  Pimpin Rapat Evaluasi, Ansar Ingatkan OPD Tingkatkan Kinerja

“Kami menyampaikan tahniah kepada Tim Pantunesia yang aplikasinya dilaunching di Kepulauan Riau. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan kebudayaan Melayu,” katanya.

Menurut Arif, peluncuran Pantunesia hendaknya menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku budaya, pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintahan, akademisi, budayawan, serta komunitas seni dalam memperkuat ekosistem kebudayaan daerah.

“Kami menaruh harapan besar agar aplikasi ini dikelola secara terukur dan memberikan dampak yang lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah berbasis budaya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut turut dilakukan penyerahan penghargaan Kebaya Labuh sebagai warisan budaya tak benda UNESCO oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Juramadi Esram kepada Asisten I T.S. Arif Fadillah dan acara ditutup dengan pertunjukan pantun oleh Maestro Pantun Kepulauan Riau Muhammad Ali atau yang juga dikenal Tok Alipun.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Berita Terbaru