Khatib Idul Fitri Dibunuh Secara Sadis oleh Jemaahnya

- Admin

Selasa, 25 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Jatmiko (40 tahun) seorang Khatib Idul Fitri di Desa Sidorukun Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, Jambi dibunuh secara tragis. Pembunuhan itu dilakukan oleh seorang pria yang masih satu desa dengan korban.

Dilansir dari laman VIVA, pelaku pembunuhan diketahui bernama Sumardi (49 tahun). Motif pembunuhan itu dilakukan karena kesal mengubah syariat Islam saat Idul Fitri, dan melihat sang Khatib seperti itu langsung dendam hingga sampai membunuhnya secara tragis. 

Baca Juga :  AKBP Andri Kurniawan, “Macan Barelang” Resmi Jabat Kapolres Pangandaran

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Marhara Tua Siregar saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang pria ditangkap karena membunuh seorang Khatib Idul Fitri dan sudah ditahan. 

“Ya benar ada, seorang pria membunuh Khatib Idul Fitri yang dilaksanakan tanggal 13 Mei 2021 lalu,” ujarnya. 

Marhara mengatakan, pembunuhan itu dilakukan di depan anak korban, tepatnya Sabtu sore, 22 Mei 2021, sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca Juga :  Selamat! Anak Keempat Gus Yasin Lahir, Wetonnya Sama dengan Mbah Moen

Saat itu korban berjalan menuju ke warung, sedangkan pelaku yang melihat korban berjalan langsung mengambil parang panjang setelah itu membacok korban berkali-kali disekujur tubuh korban sampai tewas menggenaskan. 

“Korban dibacok sampai korban tewas menggenaskan setelah itu langsung pergi meninggalkan korban,” jelasnya, pada Senin, 24 Mei 2021.

Marhara mengatakan, sebelum korban dibunuh, awalnya pelaku mendatangi korban di rumahnya karena tidak senang saat ia menjadi Khatib Idul Fitri. Pelaku kemudian menanyakan alasan korban mengubah syariat Islam sewaktu menjadi Khatib Idul Fitri.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Pembunuh Suaminya, Film Bintang Porno Jepang Ini Laris Manis

Namun, usai mendengar pertanyaan dari pelaku itu, korban langsung pergi meninggalkan pelaku.

“Karena tidak diacukan, pelaku langsung emosi dan tepat Sabtu sore, korban langsung dibunuh,” jelasnya.

Usai mendengar peristiwa pembunuhan itu, pihak Polres Tebo langsung melakukan penyelidikan dan tidak waktu lama dari waktu kejadian, pelaku langsung ditangkap. (AFP/VIVA)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB