Sedih, Tukang Ojek Tanjungpinang Positif COVID-19 Terpaksa Beraktivitas

- Admin

Selasa, 25 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Seorang pemuda, yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terpaksa beraktivitas mencari penumpang lantaran harus menghidupi keluarganya.

Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kepri Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, tukang ojek itu sempat mengeluhkan kondisi perekonomian keluarga baru-baru ini kepada dirinya.

Lis enggan membeberkan identitas tukang ojek tersebut. Namun, ia sendiri sudah berkomunikasi dengan tukang ojek tersebut, dan melihat keluarganya.

Baca Juga :  Apresiasi Karnaval Pawai Anak TK, Rahma: Sangat Positif Mengenal Anak dengan Budaya di Indonesia

“Tukang ojek itu positif COVID-19. Tiga anggota keluarganya juga tertular virus itu. Mereka sempat melakukan isolasi mandiri, namun tidak kuat karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akhirnya, tukang ojek itu tetap bekerja mencari penumpang,” katanya.

Lis mengatakan tukang ojek itu sebagai salah satu contoh bahwa orang-orang yang tertular COVID-19, dan melakukan isolasi mandiri tidak sepenuhnya dapat berada di rumahnya sampai sembuh. Salah satu penyebabnya adalah kebutuhan perekonomian keluarga harus dipenuhi, dan tidak dapat ditunda.

Baca Juga :  Kasus Aktif COVID-19 Tanjungpinang Paling Tinggi di Kepri

Salah satu indikator penyebabnya, pemerintah daerah tidak memberikan bantuan pangan kepada mereka, disamping pengawasan tidak dilakukan oleh petugas kesehatan.

Kondisi ini juga membuat dirinya yakin, banyak orang yang terinfeksi COVID-19 beraktivitas.

“Semestinya, gotong-royong, saling membantu. Namun, pemerintah harus menjamin setiap orang yang terinfeksi COVID-19 segera sembuh, dan kebutuhan keluarganya terjamin, terutama untuk warga yang kurang mampu,” katanya.

Baca Juga :  Tersisa 8 Kasus COVID-19 Aktif di Tanjungpinang

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak hanya bernarasi, melainkan juga aksi. Koordinasi dengan antar pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota juga harus efektif dan konsisten dalam menangani COVID-19, yang saat ini melonjak.

“Kami minta pelaksanaan penanganan COVID-19 di Kepri dievaluasi untuk diperbaiki. Jangan sampai akibat kelalaian pemerintah daerah, masyarakat dirugikan,” tegasnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB