Kemenperin Dukung Akselerasi KEK BAT dan Nongsa Digital Park

- Publisher

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah berupaya mengakselerasi pengembangan Kawasan Batam, Bintan dan Karimun yang saat ini telah dikembangkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas atau Free Trade Zone.

Langkah strategis ini untuk meningkatkan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri sehingga dapat memacu pemulihan ekonomi nasional.

Pada akhir pekan lalu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Batam. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan dua Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berlokasi di Batam, yaitu PP Nomor 67 Tahun 2021 tentang KEK Batam Aero Technic (BAT) dan PP Nomor 68 Tahun 2021 tentang KEK Nongsa Digital Park (NDP). PP tersebut telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 8 Juni 2021 lalu.

“Kami akan mendukung penuh pembangunan KEK BAT seluas 30 hektare ini, karena memiliki multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional. KEK ini ditargetkan menarik investasi sebesar Rp7,2 triliun dengan menciptakan lapangan kerja sebanyak 9.976 orang,” kata Menperin di Jakarta, Senin (14/6/2021).

BACA JUGA:  Sambut Valentine, Dapatkan Harga Tiket Spesial dari CGV Park Avenue

Lebih lanjut, pengembangan KEK BAT siap menopang kegiatan industri berbasis Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat.

“Kami optimistis, investasi ini dapat berkontribusi optimal terhadap upaya peningkatan daya saing industri dirgantara di tanah air, termasuk untuk mewujudkan service dan manufakturnya sehingga dapat menumbuhkan perekonomian wilayah dan nasional,” tutur Agus.

Indonesia dinilai memiliki kemampuan kompetitif dengan negara lain dalam memberikan pelayanan perawatan pesawat. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui sinergi antara Kementerian Perindustrian dengan Indonesia Aircraft Maintenance Service Association (IAMSA) dalam rangka pembangunan unit pendidikan maupun penyediaan tenaga pengajar ahli di bidang perawatan pesawat. Selain itu, dilakukan kerja sama dengan industri yang akan menampung para lulusan agar dapat langsung terserap kerja.

BACA JUGA:  Komunitas Tiktok Batam janji ke Marlin promosi Batik Batam

Sementara itu, mengenai KEK NDP, Kemenperin turut mendukung pengembangan kawasan yang berdiri di atas lahan seluas 166,45 hektare tersebut. Apalagi, saat ini sudah menyerap sebanyak 1.400 tenaga kerja dari target penyerapan 16.500 tenaga kerja.

“Dalam rencana awalnya KEK NDP akan menyerap total investasi sebesar Rp 16 triliun, dengan investasi pembangunan kawasan sekitar Rp 1,1 triliun dan investasi dari tenant diproyeksi menembus Rp 14,9 triliun,” sebut Menperin.

KEK NDP akan menjadi entry point bagi perusahaan IT internasional, seperti dari Singapura atau mancanegara lainnya untuk menumbuhkan investasi yang besar di sektor ekonomi digital. “KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan berbasis IT- digital dan pariwisata,” imbuhnya.

Taman Resor Internet (PT Tamarin), anak perusahaan Citra Mas Group sebagai pengelola KEK NDP memiliki bisnis di bidang IT Digital yang berisikan IT &Office Parkuntuk start up incubator, IT Academy & International School, data center, industri animasi dan perfilman, serta pariwisata pendukung ekosistem industri digital. Selain itu, NDP juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus, antara lain Politeknik Negeri Batam, Institut Teknologi Del, dan Temasek Polytechnic.

BACA JUGA:  KNPI Kepri Ucapkan Selamat Natal: Tuhan Berkati Kita Semua

“Kami mengapresiasi upaya NDP dalam membangun dan mengembangkan service digital atau kawasan ekonomi digital di daerah Batam. Ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan ekosistem industri digital di beberapa daerah lainnya di Indonesia,” papar Agus.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan, sektor ini membutuhkan sumber daya manusia kompeten di bidang digital untuk mendukung pengembangan KEK NDP.

“Dalam hal ini, kami akan membuatkan programnya. Selain itu, kami akan memacu TKDN investasi dengan mendorong pendirian akademi-akademi digital sehingga dapat menciptakan global brand,” tegasnya. (ET)

Berita Terkait

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam
Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Berita Terbaru