AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

- Publisher

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Hormuz. Foto: Istimewa

Selat Hormuz. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Amerika Serikat menyebut jalur pelayaran sementara yang akan digunakan di Selat Hormuz dapat dibuka tanpa persyaratan izin maupun pungutan biaya.

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Amerika Serikat kepada NewsNation, Kamis (6/8/2026), di tengah kabar mengenai perkembangan pembicaraan Iran dan Oman terkait pembukaan kembali salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia tersebut.

Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi lalu lintas kapal yang melintasi kawasan Teluk. Karena itu, rencana pembukaan kembali jalur pelayaran menjadi perhatian, terutama di tengah perkembangan situasi keamanan dan diplomatik di kawasan.

BACA JUGA:  10 Nama Bacapres Amerika Serikat dari Partai Republik

Kabar mengenai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz sebelumnya disampaikan stasiun televisi Al-Hadath. Mengutip sumber senior, media tersebut melaporkan Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai pembukaan penuh selat tersebut.

Namun, kesepakatan itu disebut masih membutuhkan persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran sebelum dapat diberlakukan secara resmi.

BACA JUGA:  Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Pengumuman mengenai hasil kesepakatan tersebut diperkirakan akan disampaikan dalam beberapa hari ke depan.

Jika terealisasi, pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz akan menjadi perkembangan penting bagi aktivitas pelayaran di kawasan. Selat tersebut merupakan salah satu jalur laut strategis yang menghubungkan kawasan Teluk dengan perairan internasional.

BACA JUGA:  Amerika Serikat akan Bangun Infrastruktur Serta Kembangkan Pendidikan di Natuna

Pemerintah Amerika Serikat melalui pejabatnya juga menegaskan bahwa jalur sementara yang disiapkan tidak akan membebani kapal dengan biaya tambahan maupun kewajiban memperoleh izin khusus.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai pelaksanaan penuh kesepakatan tersebut dari pihak Iran maupun Oman.

Perkembangan selanjutnya masih menunggu proses persetujuan di Iran serta pengumuman resmi dari pihak-pihak yang terlibat.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Berita Terbaru