Pemko Tanjungpinang Bentuk Tim Gugus Tugas Tangani Perdagangan Orang

- Publisher

Kamis, 17 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membentuk Tim Gugus Tugas Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terdiri dari unsur pemko kecamatan, kelurahan, RT/RW, TNI dan Polri, LSM, media massa, dunia usaha, dan masyarakat.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma, dilansir dari ANTARA menyatakan, pembentukan tim gugus tugas tersebut bertujuan untuk mencegah, sekaligus menangani tindak pidana perdagangan orang, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“TPPO merupakan tindakan melanggar hak asasi manusia, tidak manusiawi dan mengakibatkan orang menderita atau tereksploitasi,” kata Rahma, di Tanjungpinang, Rabu 16 Juni 2021.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Tandatangan Prasasti Tanda Selesainya Renovasi RSAL dr. Midiyato Suratani

Rahma menyebut TPPO merupakan aktivitas indikasi berskala internasional dengan sasaran korban masyarakat hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Dia menyampaikan kasus TPPO cukup banyak ditemukan di Kepri, dengan modus sebagai tenaga kerja dan korbannya rata-rata berasal dari luar daerah tersebut.

Para korban dikirim ke luar negeri seperti ke Malaysia dan transit di wilayah Kepri. Ini tidak terlepas dari kondisi geografis daerah itu berbatasan langsung dengan negara tetangga.

BACA JUGA:  SE Terbaru! Perjalanan Antarpulau di Kepri Wajib PCR Kalau Belum Booster

“TPPO dengan modus sebagai tenaga kerja, yaitu mempekerjakan orang pada tempat-tempat yang tidak semestinya dengan imbalan atau gaji yang tidak sesuai dan tidak layak, misalnya di tempat hiburan malam atau tempat lainnya yang rawan risiko,” ujar Rahma.

Menurut Rahma, Pemko Tanjungpinang telah menyusun rencana aksi pencegahan dan penanganan TPPO, serta memfasilitasi rumah perlindungan korban pada UPTD PPA di Kota Piring.

BACA JUGA:  Dukung Program Nasional, Pemko Tanjungpinang Usulkan Lima Titik Lokasi MBG

Rahma berharap dengan terbentuknya tim gugus tugas, semua unsur yang tergabung di dalamnya dapat lebih memantapkan perannya dan semakin aktif. Apalagi ada kecenderungan pergeseran TPPO yang tidak lagi dengan modus konvensional tetapi secara daring.

“Upaya pencegahan dan penanganan TPPO harus dilakukan secara bersama, terpadu, dan terintegrasi, sehingga dapat kita wujudkan Tanjungpinang Zero TPPO,” demikian kata Rahma. (ET)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru