Di tempat terpisah, Ricky, salah seorang pengusaha kuliner di bilangan Batam Center, juga mengaku kecewa dengan kebijakan tim gabungan.
Ricky mengaku, telah dua kali mendapat peringatan dari tim gabungan.
“Kami (pelaku usaha kecil) seakan menjadi target dari tim gabungan. Seolah, virus hanya ada di tempat makan. Padahal, tempat hiburan diabaikan. Cek saja bang, ke Nagoya sana kalau tidak percaya,” ujar Ricky kepada INIKEPRI.COM. (RED)

















