Selama PPKM Darurat, Ini Syarat Perjalanan Laut di Kepri

- Publisher

Minggu, 11 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DOK. ANTARA)

(DOK. ANTARA)

  • Penumpang berangkat (dalam Kepri) : cek suhu tubuh, menunjukan sudah vaksin minimal dosis pertama (Jika mendesak namun belum vaksin dikarenakan sakit parah atau punya penyakit sertakan surat keterangan dokter dan surat hasil Swab Antigen).
  • Penumpang datang (dalam Kepri) : cek suhu tubuh, menunjukan sudah vaksin minimal dosis pertama dan pemeriksaan Ehac.

5. Pelabuhan Batu Ampar

  • Penumpang berangkat ( luar Kepri) : cek suhu tubuh, menunjukkan sudah vaksin minimal dosis pertama dan surat hasil Swab Antigen / Swab PCR negatif (atau sesuai Perda daerah tujuan).
  • Penumpang datang (luar Kepri) : cek suhu tubuh, menunjukkan sudah vaksin minimal dosis pertama dan surat hasil Swab Antigen negatif dan pemeriksaan eHAC.

6. Pelabuhan Internasional Harbourbay dan Batam Center

KEDATANGAN

  1. PPI turun dari Kapal langsung menuju ke meja petugas karantina kesehatan pelabuhan secara Prokes (5M).
  2. Sebelum tiba di meja petugas karantina kesehatan, PPI melakukan cek suhu dan mencuci tangan di air mengalir yang telah disediakan.
  3. Setiba di meja petugas kesehatan karantina pelabuhan, PPI dilakukan Skrining (pengecekan dokumen, Paspport, Surat PCR dari Negara Asal dengan hasil Negatif, wawancara tentang kesehatan) oleh Petugas Karantina Kesehatan pelabuhan.
  4. Selanjutnya PPI dilakukan Pengambilan Sample Swab RT PCR ke-1.
  5. Setelah Pengambilan sampel Swab selesai, PPI dibawa ketempat Karantina sesuai dengan kategori dan pilihan yg sudah dipilih pada saat Skrinning berlangsung.
BACA JUGA:  Kantor Perwakilan BP Batam Gandeng Kohai Promosikan Aset Kuningan Guest House

Catatan:

1. PPI (WNI dan WNA) wajib membawa dan menunjukkan Kartu Vaksin dengan dosis lengkap. Bagi WNI yang tidak bisa menunjukkan kartu vaksin dengan dosis lengkap akan dilakukan vaksinasi di tempat karantina.

Sedangkan bagi WNA apa bila tidak bisa menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap akan dilakukan Penolakan (Deportasi / NTL) sesuai addendum SE Nomor 8 tahun 2021, untuk teknis penolakan dilaksanakan oleh pihak Imigrasi.

2. Waktu karantina selama 8 (delapan) hari sesuai dengan addendum SE Nomor 8 Tahun 2021.

3. Bagi WNI proses Pengambilan Sample Swab dan tempat karantina ada dua pilihan yang telah disiapkan :
▪️Proses Pengambilan sample Swab dan tempat karantina secara berbayar (Mandiri)
▪️ Proses Pengambilan sample Swab dan tempat Karantina gratis yang telah disiapkan oleh Pemerintah Indonesia (Subsidi)

BACA JUGA:  Tutup Liga Silaturahmi, Amsakar Harap Muncul 'Sananta Baru' dari Kota Batam

4. Bagi WNA proses pengambilan Swab tidak ada pilihan, wajib secara berbayar (Mandiri) semuanya.

5. Pengambilan Sample Swab secara gratis (Subsidi) dilakukan oleh Petugas Karantina Kesehatan di Pelabuhan sedangkan Pengambilan Sample Swab berbayar (Mandiri) dilakukan oleh pihak Swasta yang telah disiapkan dan mendapat rekomendasi dari Pemerintah yaitu :
▪️Pihak RS. Awal Bross,
▪️Pihak RS. Elisabet
▪️Pihak Medilab
yang sudah berada di Pelabuhan.

6. Pengambilan Sample Swab dilakukan sebanyak 2 (dua) kali, untuk Swab ke-1 (Pertama) dilakukan pada saat tiba di pelabuhan internasional Batam dan untuk Swab ke-2 (dua) dilakukan ditempat Karantina pada hari ke-7 (tujuh).

7. Tempat karantina ada 2 pilihan yang telah disiapkan :
● Karantina secara gratis (Subsidi) yang disiapkan oleh pemerintah yaitu :
▪️ Rusun Putra Jaya,
▪️ Rusun Pemko,
▪️ Rusun Badan Pengawasan
(tempat karantina ini hanya berlaku bagi WNI)
● Karantina secara berbayar (Mandiri) yaitu tempat karantina di hotel wilayah Kota Batam yang mendapat rekomendasi dari Pemerintah dan Satgas Covid -19. Adapun Hotel yang telah mendapat rekomendasi tersebut adalah :
– Hotel Aston Inn Gideon
– Hotel Travelodge
– Hotel Pacifik Palace
– Hotel Asia Link
– Hotel Swiss Bell
– Hotel Haris BTC

BACA JUGA:  Kasih Ibu, Rawat 2 Balitanya Yang Positif Corona Hingga Sembuh di RSUD

8. Untuk Tranportasi ketempat Karantina, yakni :
▪️Transportasi ketempat Karantina di Rusun menggunakan alat Transportasi dari Dishub Kota Batam yaitu menggunakan mobil Bus yg disediakan.
▪️Transportasi ketempat Karantina di Hotel dengan menggunakan Transportasi milik hotel.

9. Setelah dilakukan Pengambilan Sample Swab ke-1 dan mendapat hasil Positif maka akan dikarantina dan dilakukan perawatan di RSKI Galang, dengan ketentuan :
▪️Bagi WNI biaya rawat gratis (Subsidi)
▪️Bahi WNA biaya rawat berbayar sendiri (Mandiri)

10. Untuk biaya Swab secara berbayar (Mandiri) adalah senilai Rp. 900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah) per sekali pengampilan sample Swab.
11. Untuk biaya hotel tempat karantina sesuai harga yang ditetapkan dari hotel tersebut.

KEBERANGKATAN:

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru