Atas fakta itu pula, dia membantah isu yang pernah beredar bahwa jika pria dan wanita dalam kolam renang yang sama, maka ada kemungkinan hamil.
Dokter 64 tahun itu melanjutkan, meskipun saat berhubungan cairan pria dilepaskan di dalam liang kewanitaan, tetap saja akan mati.
Sebab pasti ada air yang masuk ke dalam organ kewanitaan selama proses tersebut,” jelas dia.
Dia melanjutkan, sel-sel dalam cairan pria tidak akan bertahan hidup lama dalam dalam air.
“Langsung mati, terlebih dalam air yang mengandung kaporit,” tandas dokter Boyke. (RWH/GENPI)
Halaman : 1 2

















