Duh! 4 Relawan Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

- Publisher

Selasa, 15 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Regulator administrasi obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) menemukan setidaknya ada empat orang relawan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech mengembangkan Bell’s palsy. 

Dikutip dari laman alodocter.com, Bell’s palsy terjadi karena saraf yang mengendalikan otot wajah mengalami peradangan. Peradangan tersebut menyebabkan sarat terhimpit sebagian atau seluruhnya, sehingga otot yang tersambung dengan saraf juga berhenti bekerja. Kondisi inilah yang membuat otot wajah lumpuh.

Orang dengan Bell’s palsy mengalami kelemahan atau kelumpuhan sementara pada otot wajah. Kelumpuhan biasanya terjadi ketika saraf yang mengontrol otot menjadi meradang, bengkak, atau tertekan.

BACA JUGA:  Minimal Enam Bulan, Masyarakat Bisa Dapat Booster Vaksin COVID-19

Namun, masih belum jelas bagaimana Bell’s palsy yang terjadi pada relawan vaksin Pfizer ini.

FDA menekankan bahwa dokter harus terus memantau dengan sangat teliti mengenai efek samping dari vaksin Corona Pfizer.

Sementara itu, Chief Executive Pfizer, Albert Bourla, mengatakan, Pfizer tidak mungkin mengambil jalan pintas saat meluncurkan vaksin COVID-19 buatan mereka.

“Vaksin ini telah diuji dengan cara yang persis sama seperti kami menguji vaksin apa pun yang beredar di luar sana,” kata Bourla pada Rabu, 9 Desember 2020, dikutip dari situs Zee News pada Jumat, 11 Desember 2020.

BACA JUGA:  Nikmati Hangatnya, Hindari Bahayanya: Begini Cara Minum Air Hangat yang Benar

“Selalu ada orang yang skeptis tentang vaksin, tetapi saya harus mengatakan bahwa mereka salah,” Bourla menambahkan.

Dia pun menegaskan bahwa vaksin COVID-19 Pfizer telah diuji dengan standar yang tinggi dan pengawasan yang sangat ketat.

Penderita Alergi Parah Tidak Disarankan Terima Vaksin COVID-19 Pfizer

Sebelumnya, regulator obat di Inggris menyarankan orang dengan riwayat alergi yang parah untuk menghindari suntikan vaksin COVID-19 Pfizer, setelah dua orang melaporkan efek samping usai vaksinasi.

BACA JUGA:  Air Kelapa Bisa Menghilangkan Efek Samping Vaksin COVID-19, Benarkah?

Direktur Medis Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service atau NHS), Stephen Powis, mengatakan, dua pekerja NHS melaporkan mengalami reaksi anafilaktoid usai disuntik vaksin Pfizer.

“Seperti umumnya dengan vaksin baru, MHRA telah menyarankan dengna dasar pencegahan bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi tidak menerima vaksinasi ini, setelah dua orang dengan riwayat reaksi alergi yang signifikan merespons secara negatif kemarin,” kata Powis. (RM/Liputan6)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru