Kepri Dapat Tambahan Stok Vaksin 10.260 Vial dari Kemenkes

- Publisher

Sabtu, 24 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali mendapatkan tambahan stok vaksin sebanyak 10.260 vial dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana.

“Hari ini kita menerima 10.260 vaksin COVID-19 dari Kemenkes. Dengan rincian 7.260 vial AstraZeneca dan 3.000 vial Sinovac,” ujar Tjtejep, dilansir dari ANTARA, Jumat 23 Juli 2021.

BACA JUGA:  Soal Vaksin, Wagub Marlin Ingatkan Tentang Disiplin

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kepri itu menjelaskan tambahan vaksin tersebut sebesar 17,1 persen dari total jumlah yang diajukan sebanyak 60 ribu vial, meliputi AstraZeneca 20 ribu vial dan Sinovac 40 ribu vial.

Vaksin tersebut segera didistribusikan ke tujuh kabupaten/kota, karena beberapa hari ini pelayanan vaksinasi masyarakat dihentikan sementara imbas stok vaksin kosong.

“Kita terus menggesa proses vaksinasi di lapangan. Sehingga target 70 persen hingga akhir juli 2021 tercapai sesuai target yang ditetapkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Klaim Vaksinasi COVID-19 Melebihi Capaian Nasional

Tjetjep menyampaikan progres vaksinasi di Provinsi Kepri per 22 Juli 2021 sebanyak 875.765 atau 63,77 persen dari target 1.373.372 orang. Adapun sisa target yang harus dikejar sebanyak 85.595 orang.

Capaian vaksinasi di setiap kabupaten/kota sudah di atas 50 persen. Bahkan ada yang di atas 70 persen dari target yang ditetapkan.

BACA JUGA:  Simpan 7 Paket Sabu, Pria di Tanjungpinang Ditangkap Polisi

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksin belakangan ini terus meningkat. Bahkan sampai terjadi antrean di sejumlah titik vaksinasi,” jelasnya.

Lebih lanjut Tjetjep menyatakan saat ini tambahan vaksin Sinovac sangat dibutuhkan, karena banyak masyarakat yang sedang menunggu lanjutan vaksin tahap dua.

“Vaksinasi jadi upaya kita meningkatkan herd immunity masyarakat. Juga dalam rangka pemulihan ekonomi daerah,” tutup Tjetjep. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terbaru