Jadi, walau aku lagi main sama teman-teman, dia tetap maksa ikut. Aku dan pacarku pun bermain dengan sisa uang yang ada. Jika satu kali lagi terjebak di rumah orang. Aku sudah enggak punya uang buat bayar denda.
Artinya, aku dan pacarku kalah dari permainan ini dan akan mendapat hukuman. “Giliranku yang kocok. Bismillah semoga dapat 3. Ah, kok yang keluar malah 5,” kataku, kesal. Angka lima membuatku masuk ke rumah Andri. Aku pun harus membayar denda yang fantastis. Sesuai dengan perkiraan awal, satu kali saja tergelincir, maka aku akan kalah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















