Bapak mertua tampak menghela napas. Mungkin yang ada dibayangannya tidak sama dengan yang terjadi. “Ini Pak Guntingnya,” kataku. Usai menutup pintu kembali, aku dan istri saling berpandangan dan seketika tertawa.
“Kok, enggak dikunci pintunya, Sayang?” katanya. “Iya, aku lupa,” jawabku. (AFP/GENPI)

















