Dari video yang sama, Ansar Ahmad juga mengatakan, dirinya tidak bisa ditekan oleh pihak manapun.
“Berfikir kita benar sendiri. Kita biasa menggunakan cara-cara begitu. Sama orang lain belum tentu bisa. Mungkin di masa lalu bisa sama yang lain. Tapi sama kita tak bisa. Kita ini orang politik tak bisa main tekan. Kita mesti main kompromi,” jelas Ansar, dilihat INIKEPRI.COM pada video “Wow! Gubernur Kepri Menjawab Soal Keretakan Ansar – Marlin”.
Terkait polemik antara dirinya dengan Marlin, Ansar menyebut, biarkan saja ini berjalan. Terpenting baginya adalah program-program Provinsi Kepri dapat terus berjalan.
BACA JUGA:
Mengejutkan! Jefridin Tidak Pernah Diusulkan Jadi Sekda Kepri
Ansar-Marlin Retak, Siapa Benar Siapa Salah?
“Saya kira tidak berpengaruh kok ke masyarakat. Hadir atau tak hadir pejabat, acara jalan terus, bantuan jalan terus. Tak ada masalah. Jadi tenang aja,” kata Ansar.
Ansar pun menekankan sekali lagi dalam video itu, agar pihak di jajarannya mengerti siapa pimpinan tertinggi di lingkungan Pemprov Kepri.
“Yang penting masing-masing mengerti, saya ini pimpinan saya si-A, bukan si-B. Tapi kalau selagi tak ngerti, saya ini pimpinannya si-A tapi ikut perintah si-B, susah akan selesai. Kan ibu (Marlin Agustina -red) adalah wakil gubernur saya,” jelas dia.
Namun demikian, Ansar mengaku setiap bertemu dengan Marlin, mereka selalu mengobrol di sela kegiatan.
“Kalau kita acara sama-sama, biasa ngobrol,” ujar mantan bupati Kabupaten Bintan itu. (RM)
Halaman : 1 2

















