Tentu singkatnya pertemuan tak mampu membuat perasaan rinduku lunas. Namun, aku tak bisa memberontak.
“Setelah ini selesai, mas akan cari kerja di Surabaya. Biar jarak tak bisa memisahkan kita lagi,” kata Mas Dodi.
“Aku sayang kamu, mas,” jawabku.
“Mas lebih sayang kamu, dik,” jawab Mas Dodi.
Mas Dodi selalu bertanya tentang kabar bapaknya. Pertanyaan-pertanyaan itu bahkan selalu muncul tiap hari.
“Kabar bapak gimana, dik?” tanya Mas Dodi.
“Baik mas. Bapak sekarang suka dimasakin ayam kecap,” jawabku.
“Itu kesukaan bapak. Ibu dulu sering memasak itu,” jawab Mas Dodi.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















