Isdianto, mantan Gubernur Kepri, juga turut menjadi calon ketua Demokrat Kepri. Isdianto didukung DPC Demokrat Batam dan Lingga.
Tak hanya itu, Isdianto juga mendapat dukungan dari Ismeth Abdullah, gubernur pertama Kepri.
Isdianto sebelum menjadi gubernur Kepri, dikenal sebagai seorang birokrat. Karir politiknya didapat setelah ia ditunjuk sebagai wakil gubernur Kepri, mendampingi Nurdin Basyirun, yang naik menjadi gubernur setelah Muhammad Sani, yang tak lain kakak kandung Isdianto, meninggal dunia. Isdianto kala itu mendapatkan dukungan dari PDI-Perjuangan.
Pada pilgub Kepri 2020 silam, Isdianto yang berpasangan dengan Suryani, diusung oleh partai Demokrat, Hanura dan PKS. Pasangan ini kalah oleh pasangan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina.
Dengan latar belakangnya sebagai orang nomor satu di provinsi ini, nama Isdianto diprediksi kuat juga dapat meraih posisi Demokrat 1 di Kepri.
Nama-nama diatas diprediksi akan bertarung keras pada Musda yang akan terselenggara beberapa hari ini.
Dari 7 DPC Demokrat di Kepri, hanya Tanjung Balai Karimun yang tidak memberikan dukungan, karena ketua DPC-nya adalah orang pusat.
Patut disimak dinamika yang terjadi di Musda Demokrat nanti. Meski nanti keputusan ketua Demokrat Kepri tetap akan berada di tangan Tim 3, yang terdiri dari ketua umum AHY, Sekjen Teuku Riefky Harsa dan Ketua OKK Herman Choiron. (IZ)

















