Bakamla RI Gelar Latihan Sistem Peringatan Dini Pemantau Keamanan

- Publisher

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Bakamla RI menggelar latihan sistem peringatan dini bagi seluruh personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) dan Stasiun Bumi (SB) demi meningkatkan kemampuan.

“Tujuan dilaksanakan latihan sistem peringatan dini adalah sebagai pedoman dalam menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam menguji kemampuan personel, peralatan dan jaringan di lingkungan Bakamla secara terintegrasi,” kata Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Tatit E Witjaksono sebagaimana keterangan yang diterima di Batam dilansir INIKEPRI.COM dari kantor berita ANTARA, Selasa 28 September 2021.

BACA JUGA:  MPW PP Kepri Minta Aparat Terkait Telusuri Sumber Minyak Hitam di Pantai Kampung Melayu

Dengan pelatihan, maka para petugas diharapkan mendapatkan kemampuan operasi sistem peringatan dini yang optimal.

Pelaksanaan latihan itu juga diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan dan informasi yang menyeluruh terhadap pendeteksian, pengidentifikasian, analisa dan desiminasi pada sistem peringatan dini para pengawak.

BACA JUGA:  Dewasa Berpolitik Ala Amsakar Achmad, Teguhkan Persatuan Bangun Politik yang Santun, Terhormat dan Bermartabat

Sementara itu, Direktur Latihan Laksma Bakamla Bambang Irawan yang merupakan ketua penyelenggara latihan mengatakan harapannya, dengan kegiatan latihan sistem peringatan dini maka para pengawak sistem peringatan dini Bakamla memahami tahapan dalam proses pengambilan keputusan.

BACA JUGA:  Bakamla RI Geledah Tiga Kapal Tambang Pasir Ilegal di Perairan Karimun

“Memahami tahapan saat menerima informasi, tahapan pemantauan, tahapan penyampaian pemantauan, tahapan pendalaman analisa, tahapan penyusunan laporan, tahapan keputusan dan tahapan desiminasi,” kata Laksma Bakamla Bambang Irawan.

Pelatihan digelar selama lima hari 27 September hingga 1 Oktober 2021, secara “hybird”. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini
Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam
Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum
Penutupan Sementara Jl. Gajah Mada, BP Batam Lakukan Perbaikan Jalan Vista
Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit
Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet
Polsek Batam Kota Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Sertifikat, Tegaskan Proses Masih Berjalan
Menuju Kota Bersih, Batam Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah Berbasis Zona

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:39 WIB

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini

Jumat, 3 April 2026 - 10:33 WIB

Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam

Jumat, 3 April 2026 - 07:42 WIB

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 12:42 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

Kamis, 2 April 2026 - 08:34 WIB

Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet

Berita Terbaru