MPW PP Kepri Minta Aparat Terkait Telusuri Sumber Minyak Hitam di Pantai Kampung Melayu

- Publisher

Rabu, 3 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sunarto Poniman, Ketua MPW Pemuda Pancasila Kepri. Foto:INIKEPRI.COM

Sunarto Poniman, Ketua MPW Pemuda Pancasila Kepri. Foto:INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Limbah minyak hitam yang mencemari Pantai Kampung Melayu, Batu Besar, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu 3 Mei 2023, menuai sorotan dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Provinsi Kepulauan Riau.

Sunarto Poniman, Ketua MPW PP Kepri, meminta aparat terkait untuk segera menelusuri muasal minyak hitam ini.

“Atas nama Pemuda Pancasila Kepri, kami meminta aparat penegak hukum untuk segera menelusuri sumber limbah ini secepat mungkin,” kata Sunarto Poniman.

BACA JUGA:  Tinju Korbannya Berulang Kali, Pencuri Ini Diringkus Polisi

BACA JUGA :

Berkah Ramadan, MPW Pemuda Pancasila Kepri Sebar Ratusan Paket Sembako

Lebih lanjut dia menjelaskan, MPW PP Kepri telah menurunkan bagian lingkungan hidup ke Pantai Melayu guna melihat secara langsung dampak dari minyak hitam tersebut.

“Haposan Aritonang bagian lingkungan hidup MPW Pemuda Pancasila Kepri telah mengecek langsung ke lapangan. Minyak hitam itu mengendap di bibir pantai. Di samping merusak kelestarian lingkungan, akibat hal ini, masyarakat pesisir pasti sangat dirugikan,” jelas dia.

BACA JUGA:  Keroyok Korban di Pacific Foodcourt Hingga Meninggal Dunia, 5 Pelaku Ditangkap Polisi

Atas hal itu, sambung Sunarto, MPW PP meminta aparat terkait dapat segera menelusuri pihak yang bertanggung jawab dengan kejadian ini.

“Sekali lagi kami tegaskan, MPW Pemuda Pancasila Kepri meminta aparat penegak hukum mengusut pihak yang bertanggung jawab pada pencemaran lingkungan ini dapat segera terungkap. Soalnya ini seringkali terjadi di Kota Batam. Selain itu juga, menjaga kelestarian lingkungan ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup dia.

BACA JUGA:  M. Luthfi Optimis Nakhodai MPW Pemuda Pancasila Kepri

Untuk diketahui, limbah minyak hitam ini memenuhi pantai sejak tadi pagi. Selain mengotori lingkungan, bau tidak sedap juga tercium oleh warga. Petugas kepolisian dan instansi tampak sudah berada di pantai yang tercemar limbah minyak tersebut dan mulai membersihkan tumpukan limbah minyak hitam tersebut. (DI)

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru