Jam Belajar dan Kapasitas Kelas di Tanjungpinang Ditambah

- Publisher

Jumat, 22 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa di salah satu sekolah Tanjungpinang / Foto: Istimewa

Siswa di salah satu sekolah Tanjungpinang / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menambah jam belajar dan kapasitas siswa di kelas pembelajaran tatap muka (PTM).

Mulai Senin (18/10) kemarin, untuk tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Sekolah Dasar (SD) yang sebelumnya lamanya belajar dalam satu hari hanya 1 jam bertambah menjadi 2 jam, sedangkan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebelumnya 2 jam menjadi 3 jam.

BACA JUGA:  Galeri Puan Jelita, Wadah Promosi Produk Kreatif Perempuan Tanjungpinang

“Agar durasi siswa belajar di sekolah lebih lama dan materi yang diterima siswa lebih banyak,” kata Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparilis, Kamis (21/10/2021).

Sedangkan untuk kapasitas kelas, kata Saparilis, yang sebelumnya hanya 30% setiap sesi sekarang menjadi 50%, sehingga PTM yang semula ada 3 sesi dalam satu hari sekarang hanya 2 sesi. Jika dalam satu kelas ada 30 siswa awalnya diisi 10 murid setiap sesi sekarang jadi 15 orang.

BACA JUGA:  Lampaui Target SP Online, Pemko Tanjungpinang Terima Penghargaan

“Sekarang satu hari 2 sesi saja, ini juga memberi kemudahan untuk para guru yang mengajar,” ucap dia.

Penambahan jam belajar dan kapasitas itu berdasarkan hasil evaluasi semua pihak seperti tim satgas covid-19, dinas kesehatan, pengawas dan hasil rapat bersama akhirnya dilakukan perubahan pada PTM.

BACA JUGA:  Sosialisasi Pencegahan Korupsi, PJ Wako Hasan: Ini untuk Perkuat Tata Kelola BUMD

Untuk ke depannya jika kondisi semakin membaik tidak tertutup kemungkinan akan kembali ditambah.

“Misalnya kapasitas kita tambah jadi 70% bisa saja dengan catatan kondisi semakin membaik,” sebutnya.

Setelah dilakukan penambahan jadwal dan kapasitas itu, Saparilis berujar akan kembali dilakukan evaluasi setelah dijalankan beberapa waktu untuk dinilai dan diambil keputusan baru. (ET)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru