Gubernur Kepri Akui Tingkat Pengangguran Terbuka Masih Tinggi

- Admin

Minggu, 7 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA

Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengakui tingkat pengangguran terbuka di daerah itu masih tinggi, bahkan angkanya sudah melampaui nasional.

“Dari data yang ada per bulan Februari 2021, TPT di Kepri mencapai 10,12 persen. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan TPT nasional yang ada di kisaran 6,26 persen,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Sabtu 6 November 2021.

Oleh karena itu Gubernur Ansar mendorong sinergi antara Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dunia industri lebih terbangun sejalan dengan keberadaan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Dengan Industri Daerah (FKLPID) Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Dapat Penghargaan, Kepri Pelopor Provinsi Layak Anak

Dengan sinergitas keduanya, kata dia, maka lulusan BLK yang telah dibekali berbagai pelatihan diharapkan lebih mudah terserap oleh dunia industri yang ada.

“Karena mereka mendapatkan pelatihan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan dunia industri” kata Ansar.

Ansar menyatakan besarnya investasi di Kepri sangat berkorelasi dengan kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi. Dengan kata lain, dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kualitas serta kompetensi yang diperlukan.

Apalagi Provinsi Kepri menjadi daerah tujuan investasi, karena tiga wilayah kita ditetapkan sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) yakni Batam, Bintan dan Karimun (BBK).

Baca Juga :  Satgas: Warga Kepri Sembuh dari COVID-19 Bertambah 1.124 Orang

Selain itu, ditambah dengan penetapan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di beberapa tempat.

Menurutnya Kepri tentu akan sangat membutuhkan tenaga kerja berkualitas untuk bisa mengisi pekerjaan tersebut.

“Karenanya saya berharap, FKLPID nanti terus berkolaborasi bersama BLK guna melahirkan tenaga terampil dan kompeten yang dibutuhkan dunia industri” pintanya.

Ansar berharap ke depan FKLPID dengan tugas dan fungsinya harus mampu membantu menyiapkan tenaga kerja terlatih, sekaligus menempatkan mereka ke industri yang membutuhkan.

“Dengan demikian, ini bagian dari upaya kita mengurangi tingkat pengangguran yang ada. Sehingga perlahan, pengguran di Kepri bisa terus menurun,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 dalam Taraf Aman, Kepri Siap Terima Wisman dan Lokal saat Libur Idul Fitri 1443 H

Secara terpisah, Dirjen Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker RI Budi Hartawan menjelaskan, salah satu tujuan dari didirikannnya FKLPID ini memang untuk menjembatani antara dunia industri dengan BLK itu sendiri.

FKPLID bisa membantu penyerapan lulusan BLK untuk ditempatkan dan diarahkan ke industri perushaaan yang membutuhkan atau dengan kata lain menjadi media penghubung.

“Keberadaan FKPLID juga akan membantu mempromosikan keberadaan BLK itu sendiri, mencarikan kebutuhan informasi tenaga kerja yang dibutuhkan, hingga memfasilitasi pelatihan tenaga kerja,” jelas Budi. (ET)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB