Menteri KKP Berkomitmen Perjuangkan Kesejahteraan 6.000 Nelayan Lokal di Kepri

- Admin

Jumat, 26 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono saat kunjungan kerja ke Bintan, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono saat kunjungan kerja ke Bintan, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan sekitar 6.000 lebih nelayan lokal Kepulauan Riau (Kepri) melalui kebijakan penangkapan terukur.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menerapkan kebijakan penangkapan terukur mulai 2022,” kata Menteri Wahyu saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan, Kepri, Jumat 26 November 2021.

Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan salah satu bagian dari rencana kebijakan baru di sektor perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya hal ini sesuai dengan kondisi geografis Kepri yang terdiri dari 96 persen lautan dengan potensi perikanan mencapai 1,1 juta ton per tahun.

Baca Juga :  Deretan Nama Bupati Bintan, dari Sejak Masih Bernama Kabupaten Kepulauan Riau

“Selama ini kita sudah terlalu lama memunggungi laut. Setelah memilah-memilah dan melihat secara langsung, melalui kebijakan ini nantinya sektor perikanan benar-benar akan memberikan manfaat bagi negara, khususnya di daerah,” ujarnya.

Wahyu mengatakan ke depan industri perikanan akan dipusatkan di Kepri. Nantinya, nelayan lokal hanya menjual ikan di dalam daerah itu, sementara pengusaha tidak boleh membawa ikan ke luar dari daerah tersebut.

Lanjutnya semua proses, transaksi hingga ekspor ikan dilakukan di Kepri. Dengan demikian perekonomian nelayan lokal dipastikan meningkat, dan di sisi lain dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Selama ini nelayan di Indonesia, termasuk Kepri melakukan penangkapan ikan lalu menjualnya ke Pulau Jawa.

Baca Juga :  Desa Lancang Kuning di Bintan Jadi Pilot Project Reforma Agraria

“Semua menumpuk di Pulau Jawa, hal itu membuat daerah yang menjadi tempat penangkapan ikan tidak mendapatkan apa-apa,” ungkapnya.

Dengan cara tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat menjaga keberlanjutan dan kelestarian laut. Targetnya ialah nelayan tradisional tetap bisa melaut, dan harga di pasar terjaga.

Dia optimis kebijakan ini akan menghidupkan ekonomi daerah kepulauan, khususnya Kepri. pelabuhan yang nantinya akan disiapkan sebagai tempat penjualan ikan yakni di Kabupaten Natuna dan Kota Batam.

“Nelayan lokal harus meningkat kesejahteraannya. Caranya harus ada industri, kemudian pengusahanya juga kita diberdayakan,” tutup Wahyu. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Ketua TP-PKK Kepri Luncurkan Gesa Buana dan Posyandu Holistik Terintegrasi di Kabupaten Bintan
Ansar Saksikan Pawai Ta’aruf MTQH Ke-XIII Kabupaten Bintan
Ketua TP-PKK Kepri Serahkan 50 Paket Sembako Kepada Warga Desa Kelong
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Sembako kepada 1.260 KPM di Bintan Timur
Dirgahayu ke-12 RSUD Raja Ahmad Tabib, Berkomitmen Bertransformasi Bersama, Terus Melayani dan Berinovasi
RSUD Raja Ahmad Tabib Menjadi Rujukan Utama Kardiovaskular di Kepulauan Riau
TAGANA Kepri Gencar Promosikan Kesadaran Bencana Melalui Kunjungan ke Sekolah
Gubernur Ansar Sosialisasikan Program Strategis Pemprov Kepri di Sei Jati, Kabupaten Bintan

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:25 WIB

Ketua TP-PKK Kepri Luncurkan Gesa Buana dan Posyandu Holistik Terintegrasi di Kabupaten Bintan

Selasa, 23 April 2024 - 00:03 WIB

Ansar Saksikan Pawai Ta’aruf MTQH Ke-XIII Kabupaten Bintan

Sabtu, 6 April 2024 - 00:52 WIB

Ketua TP-PKK Kepri Serahkan 50 Paket Sembako Kepada Warga Desa Kelong

Kamis, 28 Maret 2024 - 00:37 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Sembako kepada 1.260 KPM di Bintan Timur

Sabtu, 2 Maret 2024 - 14:11 WIB

Dirgahayu ke-12 RSUD Raja Ahmad Tabib, Berkomitmen Bertransformasi Bersama, Terus Melayani dan Berinovasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 07:48 WIB

RSUD Raja Ahmad Tabib Menjadi Rujukan Utama Kardiovaskular di Kepulauan Riau

Rabu, 7 Februari 2024 - 05:13 WIB

TAGANA Kepri Gencar Promosikan Kesadaran Bencana Melalui Kunjungan ke Sekolah

Selasa, 6 Februari 2024 - 02:55 WIB

Gubernur Ansar Sosialisasikan Program Strategis Pemprov Kepri di Sei Jati, Kabupaten Bintan

Berita Terbaru