Batam Kekurangan Tempat Tidur Karantina COVID-19 Untuk PMI

- Publisher

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satgas Khusus Pemulangan PMI Kota Batam yang juga Dandim 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan. Foto: ANTARA

Ketua Satgas Khusus Pemulangan PMI Kota Batam yang juga Dandim 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kekurangan ratusan tempat tidur untuk karantina COVID-19 bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Tanah Air melalui daerah setempat.

Ketua Satgas Khusus Pemulangan PMI Kota Batam yang juga Dandim 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan dilansir dari ANTARA menyatakan Batam membutuhkan minimum 2.000 tempat tidur untuk mengkarantina PMI yang terus berdatangan. Sedangkan saat ini hanya tersedia sekitar 1.600 tempat.

BACA JUGA:  Aspirasi Warga Langsung Didengar! Begini Cara Amsakar Tangani Persoalan di Batam

“Kita siapkan 1.628 slot (tempat tidur), kapasitas saat ini 1.300 ‘bed’ terisi. Kita akan cari upaya lagi, minimal punya 2.000,” kata Sigit usai mengikuti rapat Forkopinda di Batam, Selasa 7 Desember 2021.

Ia meminta Pemko Batam untuk membantu penambahan tempat tidur untuk ditempatkan di rusun, lokasi karantina PMI.

Berdasarkan data yang diterimanya, sebanyak 7.000 orang PMI akan pulang ke Tanah Air melalui Batam sepanjang Desember 2021.

BACA JUGA:  Butuh Rp12 T Sempurnakan Pelabuhan Batuampar

Pihaknya memperkirakan rata-rata 200 orang PMI tiba di Batam setiap harinya. Dan dengan masa karantina selama 10 hari, maka pihaknya harus menyiapkan sekitar 2.000 tempat tidur untuk PMI.

“Karena sekarang jangka waktu karantina semakin lama, menjadi 10 hari. Semakin panjang waktunya,” kata dia.

Meski begitu, ia menegaskan pihaknya siap menerima PMI yang pulang ke Tanah Air melalui Batam.

“Kita siap menerima PMI yang masuk. Sebenarnya kira masih bisa dengan kapasitas rusun, yang dibantu Pemko, Kepala OPD, Rusun,” kata dia.

BACA JUGA:  Pengembangan Taman Rusa Sekupang, Bakal Jadi Ikon Wisata Baru di Kepri

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pihak pelayaran sudah meminta tambahan jadwal kapal yang masuk dari Malaysia, seiring bertambahnya jumlah PMI yang hendak pulang ke Tanah Air.

Namun, ia menegaskan, apabila ‘trip’ bertambah, maka pihak pelayaran harus berkoordinasi dengan petugas rusun, demi memastikan seluruh PMI tertampung.

“Kasihan, kalau mereka datang, sampai di sini tidak terurus,” kata dia. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga
Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa
Garuda Juara, Dataran Engku Putri Bergemuruh: Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Warga
Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen
Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam
Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand
Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun: Batam Kian Dilirik Dunia
Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Garuda Juara, Dataran Engku Putri Bergemuruh: Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam

Berita Terbaru