“Ada apa, ya, sampai harus begitu, bu?” kataku bingung.
“Sudah kamu tinggal datang saja. Katanya pasrah mau lakuin apa saja?” sahut Bu Yani.
Mendengar perintah itu, singkat cerita aku datang ke kamar Bu Yani. Ketika masuk kamar pun, aku tercengang melihat pemandangan di sana.
“Banyak sekali barang berantakan di sini,” gumamku.
“Mas Rian sudah sampai. Ini tolong diberesin, ya, sekalian cucian piring dan baju juga belum,” kata Bu Yani.
Ah, benar juga apa yang aku pikirkan terjadi. Aku dibuat tidak berdaya atas permintaan Ibu Kos yang rewel ini. (DI/GENPI)

















