Penularan COVID-19 di Batam Meluas

- Admin

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasien COVID-19. Foto: Istimewa

Ilustrasi pasien COVID-19. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Penularan COVID-19 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau semakin meluas dengan bertambahnya jumlah warga yang terpapar Virus Corona.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, terdapat 23 kasus aktif COVID-19, setelah lima orang dinyatakan terpapar.

“Ada penambahan COVID-19, sekarang ada 23 kasus aktif,” kata Wali Kota, dilansir dari ANTARA, Selasa 25 Januari 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi juga menyatakan, umumnya penambahan kasus COVID-19 terdeteksi saat pemeriksaan untuk kepentingan perjalanan.

Baca Juga :  BKDI BP Batam Gelar Bazar di Selasar Bida Utama

“Umumnya hasil skrining untuk perjalanan,” kata dia.

Dari 23 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 11 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Batam, lima orang isolasi mandiri, enam orang dirawat di RSKI Galang, dan seorang di RSUD Embung Fatimah.

Warga yang positif COVID-19 tersebar di enam kecamatan pulau utama, yaitu Lubukbaja, Batuampar, Bengkong, Nongsa, Batam Kota, dan Sagulung. Menjadikan hanya tiga kecamatan yang masih hijau yaitu Sekupang, Batuaji, dan Seibeduk. Sedangkan tiga kecamatan pulau penyangga masih nol kasus.

Baca Juga :  Jumlah Peserta Melonjak, Barak1605 Batam Sukses Selenggarakan Sunatan Massal di Sei Temiang

Dengan begitu, secara kumulatif hingga hari ini, sebanyak 25.879 orang positif COVID-19, 25.014 orang selesai isolasi, 842 orang meninggal, dan 23 kasus aktif.

Tingkat kesembuhan 96,66 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan kasus aktif 0,09 persen.

Baca Juga :  Marlin Bangun Kekuatan Baru Pusat Pertumbuhan Kepri melalui Ekonomi Kreatif

Dalam keterangannya, Satgas menyebutkan, dari 842 kasus meninggal di Batam, 433 di antaranya tanpa komorbid, dan 409 lainnya dengan komorbid.

Penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah diabetes melitus sebanyak 216 kasus, hipertensi sebanyak 182 kasus, dan pneumonia sebanyak 104 kasus.

Sementara itu, hasil asesmen situasi COVID-19 Batam per 23 Januari 2021 adalah level dua. (RP/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB