Pemko Dorong Pelestarian Warisan Budaya Tak Benda di Tanjungpinang

- Admin

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Tanjunginang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong adanya pelestarian berbagai warisan budaya tak benda (WBtb) yang telah dilakukan pelaku kebudayaan di Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Tanjunginang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong adanya pelestarian berbagai warisan budaya tak benda (WBtb) yang telah dilakukan pelaku kebudayaan di Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjunginang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong adanya pelestarian berbagai warisan budaya tak benda (WBtb) yang telah dilakukan pelaku kebudayaan di Kota Tanjungpinang.

Dukungan itu dilakukan dengan mencatatkannya ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI melalui Ditjen Kebudayaan sebagai upaya menjaga kelestarian seni dan budaya kearifan lokal.

“Luar biasa, kegiatan-kegiatan sanggar yang tetap eksis dalam pelestarian seni budaya lokal di Tanjungpinang,” ucap Rahma, saat menerima kunjungan pelaku kebudayaan Kota Tanjungpinang, di ruang tamu wali kota, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (15/2/2022).

Rahma juga bersyukur dicatatkannya kesenian tari Boria dari sanggar warisan budaya Penyengat di Kemendikbudristek pada 21 Oktober 2021.

Baca Juga :  Dewi Ansar Dorong Ibu-Ibu Melek Keuangan Syariah Melalui Program SiCantikS

“Ini upaya kita mempertahankan warisan yang kita miliki. Saya berharap seni budaya yang kita miliki terus dilestasikan dan dikenalkan kepada masyarakat,” harap Rahma.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty menuturkan, pihaknya selalu memberikan peluang kepada para pelaku kebudayaan yang masih tetap berkiprah dalam bidang kesenian.

Oleh karena itu, disbudpar harus mendukung mereka. Karena, meski selama ini tidak ada bantuan, tapi mereka tetap mempertahankan dan melestarikan kebudayaan daerah, terutama kesenian.

“Kita harus suport. Jadi, apa yang mereka butuhkan pemko apresiasi menyediakan bantuan. Contoh, pakaian maupun alat musik karena sudah bertahun-tahun tidak ada lagi, bahkan rusak,” ucapnya.

Baca Juga :  Rakerwil Garda Pemuda NasDem Dibuka Secara Resmi Oleh Rahma

Alhamdulillah, bu wako respon memberikan bantuan untuk mereka dengan menyediakan sarana dan prasarana selama berkiprah dalam kesenian,” tambahnya.

Selain kesenian Boria, lanjut Meitya, Gurindam 12, Gazal, dan pantun Melayu sudah tercatat menjadi warisan budaya tak benda di Kepri.

Ke depan, kita akan menambahkan usulan untuk WBtb, karena memang banyak yang bisa kita angkat untuk dijadikan warisan budaya daerah, mulai dari jenis makanan, pakaian, dan kesenian.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa kita usulkan lebih banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Sanggar Kebudayaan Penyengat, Azmi Mahmud mengaku bersyukur kesenian tari boria tercatat sebagai warisan budaya tak benda di kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tanjungpinang Terima Sapi Limousin Cross Banmas Presiden untuk Kurban

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada wali kota dan dinas kebudayaan dan pariwisata atas dukungan dan bantuannya.

“Sehingga, ke depan kesenian daerah, khususnya kesenian Melayu terus berkembang dan terus kita lestarikan sebagaimana harapan wali kota,” ujarnya.

Ucapan yang sama juga disampaikan, Ketua Sanggar Celoteh Budak Sebaok, Hidayat Palansuka. Ia mengaku bersyukur telah difasilitasi untuk mendapatkan legalitas pendirian perkumpulan celoteh budak sebaok.

“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya. Bahkan, kami bersyukur wali kota juga mendukung perlengkapan pakaian anak-anak sanggar,” tuturnya.(RP)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB