NasDem, PAN dan PPP Berpotensi Terdepak dari DPR di Pemilu 2024

- Publisher

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasDem, PAN dan PPP Berpotensi Terdepak dari DPR di Pemilu 2024. Foto: Kolase INIKEPRI.COM

NasDem, PAN dan PPP Berpotensi Terdepak dari DPR di Pemilu 2024. Foto: Kolase INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Tiga dari 9 partai politik parlemen periode ini berpotensi terdepak saat kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal ini terpotret dalam hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada April 2022 ini.

Berdasarkan data hasil survei yang dipaparkan, ketiga parpol parlemen yang berpotensi terdepak dalam Pemilu 2024 adalah Partai Nasdem yang memperoleh elektabilitas sebesar 3,9%; Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 3,3%; dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 1,1%.

BACA JUGA:  Polri Tegaskan Netralitas Pemilu 2024 Harga Mati

Potensi ini bisa saja terjadi jika ketiga parpol tersebut belum mampu menembus parlementiary threshold sebagaimana telah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, yakni sebesar 4%.

Sementara, dalam survei ini PDI-Perjuangan masih kokoh di urutan pertama dengan elektabilitas sebesar 23,7%.

BACA JUGA:  Mau Pindah TPS di Pemilu 2024? Ini Syarat dan Caranya

Disusul oleh Gerindra sebesar 11,4% dan Golkar menempel tipis di peringkat ketiga dengan elektabilitas sebesar 10,9%.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 14-19 April 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

BACA JUGA:  Moeldoko Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB

Adapun, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang.

Dengan asumsi metode simple random sampling memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. (RBP/SINDONEWS)

Berita Terkait

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:22 WIB

Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai

Berita Terbaru