Lebaran, Kelong Apung di Bintan Diburu Wisatawan Lokal Hingga Asing

- Publisher

Sabtu, 7 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebaran, Kelong Apung di Bintan Diburu Wisatawan Lokal Hingga Asing. Foto: ANTARA

Lebaran, Kelong Apung di Bintan Diburu Wisatawan Lokal Hingga Asing. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Tempat wisata penginapan di atas laut atau disebut kelong apung di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dikunjungi wisatawan lokal hingga asing pada momen libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi.

“Alhamdulillah, pengunjung sudah ramai sejak Lebaran pertama,” kata seorang pengelola kelong apung Bintan Nemo Karno, Jumat 6 Mei 2022.

Karno menyebut sampai saat ini dalam sehari rata-rata ada 30 sampai 50 orang pengunjung datang berwisata di Bintan Nemo.

Mereka terdiri dari 80 persen wisatawan lokal dan 20 persen wisatawan mancanegara dari Singapura.

Mayoritas pengunjung bermalam di kelong apung dengan tarif per orang Rp600 ribu, sedangkan pengunjung yang melakukan perjalanan sehari atau one day trip dikenai tarif per orang Rp350 ribu.

Di Bintan Nemo, para pengunjung bebas melakukan beragam aktivitas bahari dengan suguhan pemandangan alam laut yang segar dan alami.

BACA JUGA:  Tips Menjaga Berat Badan Saat Lebaran Idul Fitri

“Di sini, pengunjung bisa memancing ikan, bermain kayak, hingga menyelam sembari berswafoto dengan ikan nemo,” ujar Karno.

Karno menyampaikan pemesanan kamar kelong apung Bintan Nemo penuh hingga 9 Mei 2022.

Tingginya antusias pengunjung saat Lebaran menjadi angin segar bagi pelaku wisata kelong apung, mengingat dalam dua tahun terakhir nyaris tak ada pengunjung sama sekali akibat pandemi COVID-19.

“Sekarang sudah mulai menggeliat lagi, mudah-mudahan habis Lebaran makin banyak wisatawan datang, khususnya turis asing,” demikian Karno.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri Buralimar menyebut saat ini wisata bahari memang menjadi pilihan wisatawan asing berlibur ke Bintan, salah satunya kelong apung.

Sejak pintu perbatasan dibuka, katanya, cukup banyak turis asing datang ke tempat tersebut. Selain didominasi warga Singapura, ada juga warga dari China, Brasil, serta India.

BACA JUGA:  Lontong Vs Ketupat, Manakah yang Lebih Baik Bagi Kesehatan Tubuh?

Buralimar berharap kedatangan wisman ke Bintan akan lebih ramai lagi, sehingga sektor ekonomi pariwisata segera pulih setelah dihantam pandemi.

“Ka.i yakin setelah Lebaran, banyak wisman ke Bintan. Apalagi persyaratan perjalanan dari Singapura ke Indonesia telah dilonggarkan lagi,” ujar Buralimar.

Buralimar mengutarakan wisman dari Singapura diperbolehkan menggunakan hasil tes negatif antigen sebagai syarat sebelum keberangkatan.

Ketentuan itu berdasarkan Addendum Surat Edaran (SE) Kasatgas COVID-19 Nomor 17 Tahun 2022, yang dikeluarkan pada tanggal 19 April.

“Semoga pengelola pelabuhan dan petugas di pelabuhan di Kepri sudah siap semua,” ucap Buralimar.

Dalam Addendum Surat Edaran (SE) Kasatgas 17/2022, bahwa hasil tes Antigen sebagai syarat keberangkatan hanya berlaku jika wisman telah menetap minimal 14 hari di Singapura dan setidaknya telah menerima dua dosis vaksin COVID-19.

BACA JUGA:  Di Bintan, 20 ASN Dilantik Jadi Pejabat Kepala Desa

Dengan perubahan aturan terbaru ini, Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dari Singapura ke Kepri tidak wajib lagi menjalani tes COVID-19 dan karantina setibanya di pintu masuk Indonesia.

Selain itu, syarat telah mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, memasang dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi, melampirkan hasil tes Antigen ataupun RT-PCR yang diambil sebelum keberangkatan.

Kemudian, menunjukkan sertifikat vaksin di mana dosis keduanya disuntik minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan, yang mencakup penanganan COVID-19 dan tidak memiliki gejala COVID-19 dan suhu tubuh harus di bawah 37,5 derajat celcius. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun
Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WIB

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:22 WIB

AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital

Berita Terbaru