Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

- Publisher

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam mulai memperkuat dukungan untuk nelayan kecil. Tak tanggung-tanggung, Rp3,77 miliar disiapkan untuk membantu 210 nelayan melalui pengadaan alat tangkap, mesin hingga sarana pendukung melaut.

Program tersebut dijalankan melalui Dinas Perikanan Kota Batam dan menyasar 85 Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kesembilan wilayah itu yakni Belakang Padang, Bulang, Galang, Nongsa, Sagulung, Bengkong, Sei Beduk, Sekupang dan Lubuk Baja.

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan hinterland.

Bukan sekadar bantuan alat tangkap, dukungan yang disiapkan cukup beragam dan diarahkan untuk menjawab kebutuhan nelayan di lapangan.

BACA JUGA:  Pietra Paloh dan Amsakar Bersembang dengan Tokoh Masyarakat Tiban Kampung

Dari Bubu hingga Boat Pancung

Untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan, Pemko Batam menyiapkan 1.648 bubu rajungan bento, 90 jaring tenggiri, 200 kilogram jaring kelong, lima jaring karang tandi, serta kawat bubu dalam berbagai ukuran.

Nelayan juga akan mendapatkan dukungan peralatan yang berkaitan langsung dengan armada mereka.

Tercatat ada 66 mesin tempel, 100 mesin ketinting dan delapan boat pancung berukuran 24 kaki yang masuk dalam paket bantuan.

Dengan komposisi tersebut, bantuan tidak hanya menyasar alat tangkap, tetapi juga kebutuhan operasional nelayan untuk meningkatkan kemampuan mereka melaut.

BACA JUGA:  Panen Jagung di Rempang, Wali Kota Batam Apresiasi Kolaborasi Kejaksaan dan Petani

Penyaluran Ditargetkan Oktober

Saat ini bantuan tersebut belum masuk tahap penyaluran. Prosesnya masih berada pada tahap pleno hasil verifikasi dan penetapan calon penerima.

Pemko Batam menargetkan bantuan mulai disalurkan pada Oktober 2026.

Verifikasi menjadi bagian penting agar bantuan benar-benar diterima nelayan yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan dukungan sesuai kondisi usaha mereka.

Salah satu persyaratan yang digunakan adalah data Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).

Data tersebut menjadi salah satu dasar untuk mencocokkan aktivitas usaha nelayan, kebutuhan alat tangkap, spesifikasi kapal hingga wilayah tangkap.

Dengan begitu, bantuan diharapkan tidak berhenti sebagai pengadaan barang, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima.

BACA JUGA:  Gelar Coffee Morning Dengan Warga Sambau, PERPAT Batam Ajak Menangkan RAMAH dan AMAN

Dorong Nelayan Lebih Produktif

Penguatan nelayan kecil menjadi penting bagi Batam yang tidak hanya bertumpu pada sektor industri dan perdagangan, tetapi juga memiliki masyarakat pesisir yang menggantungkan penghidupan dari laut.

Melalui bantuan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, Pemko Batam berharap produktivitas nelayan meningkat, kemampuan produksi semakin kuat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan keluarga nelayan.

Bagi nelayan kecil, dukungan seperti mesin, alat tangkap dan armada bukan sekadar fasilitas. Di laut, peralatan yang tepat bisa menentukan seberapa jauh mereka mampu bergerak, seberapa besar hasil yang dibawa pulang, dan seberapa kuat ekonomi keluarga bertahan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu
BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3
Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi

Berita Terbaru

Kabin salah satu mobil listrik. Foto: Istimewa

Lifestyle

Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:05 WIB