Menkes Canangkan BIAN 2022 di Tanjungpinang, Wako Rahma Ajak Masyarakat Lengkapi Imunisasi Anak

- Publisher

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencanangan imunisasi bertaraf nasional ini, resmi dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Budi Gunadi Sadikin, di gedung daerah, tepi laut, kota Tanjungpinang, Kepri. Foto: Istimewa

Pencanangan imunisasi bertaraf nasional ini, resmi dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Budi Gunadi Sadikin, di gedung daerah, tepi laut, kota Tanjungpinang, Kepri. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Kesehatan, yang telah mempercayai kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah pada Pencanangan Tingkat Nasional Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden dan Menteri Kesehatan yang memilih Kota Tanjungpinang sebagai tempat pencanangan BIAN tahun 2022,” ucapnya.

Tentu, lanjut Rahma, semua ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah, tenaga kesehatan, puskesmas, masyarakat, kader PKK, dan posyandu.

“Sehingga Tanjungpinang menjadi kota terbaik di Indonesia untuk pelaksanaan imunisasi lengkap bagi anak pada triwulan pertama,” ucap Rahma, saat mengikuti pencanangan bulan imunisasi anak nasional (BIAN) tahun 2022.

Pencanangan imunisasi bertaraf nasional ini, resmi dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Budi Gunadi Sadikin, di gedung daerah, tepi laut, kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (18/5/2022).

BACA JUGA:  Soal Sekolah Tatap Muka, Disdik Tanjungpinang Belum Pastikan Dibuka 12 Juli

Peresmian ditandai dengan pemukulan kompang oleh Menteri Kesehatan, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, Direktur Jenderal P2P, unsur FKPD Provinsi Kepri, serta sejumlah unsur pejabat lainnya.

Menurut Wali Kota Rahma, Pemberian imunisasi lengkap bagi setiap anak sangat penting, selain bertujuan memberikan perlindungan yang maksimal dan mencerdaskan anak, juga mensejahterakan masyarakat.

Manfaatnya, tentu untuk jangka panjang, kalau dari awal pastinya lebih baik daripada kita sudah mendapat penyakitnya baru tindakan.

“Kepada ibu-ibu yang mempunyai bayi atau anak-anak yang masih belum lengkap imunisasinya, silakan datang. Bawa buah hatinya untuk mendapatkan imunisasi rutin,” imbau wali kota.

Saat memberikan sambutan, Gubernur Ansar Ahmad mengakui dengan dicanangkan BIAN di Kepri ini, tentu memacu semangat kami semua untuk terus bekerja keras, karena bicara soal imunisasi anak-anak kita ini, kita bicara warna dan masa depan bangsa.

BACA JUGA:  Tiga KEK di Kepri Serap 50 Ribu Tenaga Kerja

Kalau hari ini kesehatannya baik, Insyaallah sumber daya manusia kita sukses dan baik.

“Maka, hari ini semua kabupaten dan kota di Kepri secara serentak melaksanakan imunisasi. Target sasaran yang akan diimunisasi hari ini sebanyak 24.461 anak yang tersebar di tujuh kabupaten/kota,” sebut Gubernur.

Di kesempatan ini juga, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa imunisasi itu penting untuk melindungi anak-anak kita. Karena ketika mereka dewasa nanti akan jauh lebih sehat, jauh lebih pintar, dan bisa bekerja jauh lebih baik.

“Imunisasi ini jauh lebih murah untuk mencegah penyakit. Sebab, ketika kita dewasa nanti, kemudian terinveksi penyakit, maka biaya penyembuhannya bisa sampai jutaan. Jadi, jauh lebih murah kita melakukan imunisasi atau vaksin ketika kita sehat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Trans Studio Garden Bakal Jadi Ikon Baru Tanjungpinang

Maka itu, peranan bapak ibu di puskesmas dan ibu-ibu PKK sangat penting untuk memastikan program imunisasi ini berjalan dengan optimal,” tambah Budi.

Menkes juga mengapresiasi pemerintah daerah, TNI, Polri, dokter, tenaga medis, dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam mengatasi pandemi COVID-19.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa ini. Sehingga masyarakat bisa kembali hidup normal, kembali bekerja, dan berkumpul dengan keluarganya. Mudah-mudahan, Insyaallah ke depannya tetap terkendali,” ujarnya.

Selain mencanangkan BIAN, Menkes juga meresmikan penggunaan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) untuk tenaga kesehatan di posyandu, posbindu, dan layanan kesehatan terdepan lainnya. (RBP)

Berita Terkait

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Berita Terbaru