Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

- Publisher

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikon Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Ikon Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya memperkuat daya tarik investasi melalui penyederhanaan layanan perizinan, penyusunan regulasi insentif, hingga promosi kawasan strategis. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya realisasi investasi pada Semester I Tahun 2026.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, realisasi investasi sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp470,601 miliar, atau meningkat 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp452,067 miliar.

Kepala DPMPTSP Kota Tanjungpinang, Adi Firman, mengatakan kenaikan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Menurutnya, berbagai langkah pembenahan pelayanan investasi terus dilakukan agar proses berusaha menjadi lebih mudah, cepat, dan memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha.

BACA JUGA:  Isdianto : Kita Siapkan Lahan 20 Hektar Untuk Pembangunan Pangkogabwilhan I

“Kami terus memperbaiki ekosistem investasi melalui penyederhanaan layanan berbasis OSS-RBA, pendampingan kepada pelaku usaha, percepatan proses perizinan lintas sektor, hingga memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan seluruh perangkat daerah. Tujuannya agar investor merasa nyaman dan memiliki kepastian saat menanamkan modal di Tanjungpinang,” ujar Adi, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, pemerintah kota juga sedang menyusun regulasi mengenai pemberian insentif dan kemudahan investasi. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi sekaligus meningkatkan daya saing Tanjungpinang dalam menarik investor baru.

Hingga akhir Semester I 2026, capaian investasi tersebut telah memenuhi sekitar 70 persen dari target investasi daerah tahun ini yang dipatok sebesar Rp675 miliar.

Adi optimistis target tersebut dapat terlampaui apabila tren investasi tetap terjaga hingga akhir tahun.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Apresiasi BPTD Kepri Berikan Sosialisasi Keselamatan Jalan untuk Anak Usia Dini

“Melihat perkembangan yang ada, kami optimistis target investasi tahun ini bisa tercapai. Fokus kami sekarang memastikan berbagai proyek yang masuk dapat segera terealisasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Berdasarkan komposisi investasi, penanaman modal dalam negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp457,482 miliar atau sekitar 97,21 persen dari total investasi.

Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp13,119 miliar atau sekitar 2,79 persen.

Jika dilihat berdasarkan sektor usaha, investasi terbesar berasal dari sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai Rp152,423 miliar.

Posisi berikutnya ditempati sektor jasa lainnya sebesar Rp75,651 miliar, perdagangan dan reparasi Rp11,392 miliar, konstruksi Rp4,743 miliar, serta sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp2,670 miliar.

BACA JUGA:  Balai Nikah MPP Tanjungpinang Hadirkan Layanan Nikah Gratis Berbasis Budaya Melayu

Untuk menjaga tren positif tersebut, DPMPTSP juga tengah memetakan potensi investasi daerah sebagai dasar penyusunan dokumen Semi Investment Project Ready to Offer (IPRO).

Salah satu kawasan yang diproyeksikan menjadi unggulan investasi adalah Pulau Basing, yang akan dikembangkan sebagai kawasan berbasis pariwisata, ekonomi maritim, dan jasa.

Adi menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan sekaligus memperkuat promosi investasi agar semakin banyak proyek strategis dapat direalisasikan.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Melalui kemudahan berusaha, promosi investasi yang lebih terarah, serta kepastian regulasi, kami berharap investasi terus tumbuh sehingga mampu menggerakkan perekonomian daerah, membuka lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:08 WIB

Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Berita Terbaru