Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan jajaran mengunjungi perusahaan produsen gula kelapa, gula aren, dan Virgin Coconut Oil (VCO) di Kawasan Industri Candi (KIC), Semarang, Jawa Tengah. Foto: INIKEPRI.COM/TanjungpinangKota

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan jajaran mengunjungi perusahaan produsen gula kelapa, gula aren, dan Virgin Coconut Oil (VCO) di Kawasan Industri Candi (KIC), Semarang, Jawa Tengah. Foto: INIKEPRI.COM/TanjungpinangKota

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berburu peluang investasi untuk memperkuat perekonomian daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kerja sama dengan perusahaan produsen gula organik dan virgin coconut oil (VCO) yang produknya telah menembus pasar internasional di lebih dari 30 negara.

Penjajakan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat mengunjungi perusahaan Manatura di Kawasan Industri Candi (KIC), Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

Dalam kunjungan itu, Lis didampingi jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang untuk melihat proses produksi sekaligus mempelajari pengembangan industri berbasis bahan alami yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Menurut Lis, pengalaman perusahaan tersebut membangun produk bernilai tambah menjadi inspirasi sekaligus peluang yang dapat dikembangkan di Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Rio Sumantri: Memupuk semangat Peduli Sesama Dengan Berbagi

“Kami menawarkan kepada mereka untuk mempertimbangkan Tanjungpinang sebagai lokasi investasi. Harapannya, jika kerja sama ini terwujud, pelaku usaha lokal juga dapat memperoleh manfaat melalui kemitraan dan pengembangan usaha bersama,” ujarnya.

Lis menilai posisi geografis Tanjungpinang menjadi salah satu keunggulan utama yang dapat menarik minat investor. Kedekatan dengan Singapura dan Malaysia dinilai mampu mendukung distribusi produk ke pasar internasional secara lebih efisien.

“Lokasi Tanjungpinang sangat strategis karena berada di jalur perdagangan internasional dan berdekatan dengan negara tetangga. Ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan yang ingin memperluas pasar ekspor,” katanya.

Selain membuka peluang investasi baru, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang mempelajari pengembangan industri pangan berbasis bahan organik yang kini semakin diminati masyarakat dunia.

BACA JUGA:  Hari Pertama Masuk Sekolah, Lis Imbau Orang Tua Antarkan Anak dan Sejenak Membersamai

Lis berharap pengalaman perusahaan tersebut dapat menjadi referensi dalam mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki nilai tambah tinggi serta mampu bersaing di pasar global.

Sementara itu, Direktur sekaligus pemilik Manatura, Steven Santoso, menceritakan bahwa usaha yang dirintis sejak 2010 kini berkembang menjadi salah satu produsen gula organik dan VCO yang memasok produk ke sekitar 30 negara.

“Usaha ini kami mulai dari nol pada 2010. Saat ini produk kami telah diekspor ke sekitar 30 negara, bahkan sampai Ghana. Permintaan dari luar negeri terus meningkat dan dalam satu bulan bisa mencapai enam kali pengiriman,” jelas Steven.

BACA JUGA:  1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Ia mengatakan tingginya permintaan tersebut didorong meningkatnya kesadaran masyarakat dunia terhadap konsumsi produk alami yang dinilai lebih sehat dan berkelanjutan.

Menurutnya, gula organik kini menjadi salah satu komoditas yang banyak dicari karena diproduksi menggunakan bahan baku alami dengan proses yang menjaga kualitas produk.

Steven juga menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang dinilainya menjadi ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini karena menjadi kesempatan bertukar informasi dan berdiskusi mengenai pengembangan produk unggulan daerah yang memiliki nilai tambah, berdaya saing, serta berpotensi menembus pasar internasional,” ujarnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan
Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa
Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang
Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:09 WIB

Bupati Natuna Suntik Semangat Kontingen Porprov VI Kepri 2026, Bonus Atlet Berprestasi Disiapkan

Senin, 2 November 2026 - 08:44 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Juara Umum Porprov Kepri 2026, Targetkan 150 Emas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Asah Pengetahuan dan Kemampuan Siswa, Pusmaneta Gelar Semarak Bulan Bahasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Bukan Sekadar Lari! BTN Kepri Moon Run 2026 Siap Guncang Tanjungpinang

Berita Terbaru