Animo Warga Kepri Berkurang untuk Vaksinasi Dosis Penguat

- Publisher

Minggu, 22 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan bahwa animo masyarakat di wilayah itu untuk vaksin COVID-19 dosis penguat (booster) mulai berkurang lantaran tidak melakukan perjalanan ke dalam maupun ke luar negeri.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Sabtu 21 Mei 2022, mengatakan, capaian vaksinasi dosis penguat di wilayah itu baru mencapai 589.257 orang atau 42,91 persen.

Ia mengatakan capaian vaksinasi dosis penguat tidak mencapai target 50 persen hingga memasuki Mei 2022, salah satunya disebabkan animo masyarakat berkurang setelah libur Idul Fitri 1443 Hijriah.

Menurut dia sebagian orang ingin vaksinasi penguat untuk memenuhi syarat perjalanan ke dalam dan ke luar negeri agar tidak tes usap dengan metode PCR atau antigen pada saat itu.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Lepas Ekspor Sirip Pari ke Hong Kong

“Pemerintah menetapkan syarat vaksinasi dosis penguat bagi orang yang melakukan perjalanan dalam negeri maupun luar negeri itu untuk mendorong orang melakukan vaksinasi,” kata mantan Kepala Dinkes Kepri itu.

Ia mengemukakan vaksinasi COVID-19 mulai dari dosis pertama, kedua hingga dosis penguat untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Berdasarkan hasil survei Kemenkes, kekebalan tubuh masyarakat Kepri secara kelompok melebihi 90 persen, antara lain disebabkan vaksinasi.

Vaksinasi dosis pertama mencapai 1.758.444 orang atau 97,54 persen, sementara dosis kedua 1.512.724 orang atau 83,91 persen.

BACA JUGA:  Pj Hasan Bagikan Bantuan Permakanan ke Lansia di Tanjungpinang

Sementara vaksinasi dosis penguat yang dimulai sejak 12 Januari 2022, kata dia sejak awal pemerintah sudah memprediksi tidak terlalu tinggi hingga lebaran, karena itu dilakukan berbagai skenario untuk mendorong warga melakukan vaksinasi, salah satunya vaksinasi dosis penguat sebagai syarat perjalanan agar pelaku perjalanan tidak perlu tes usap dengan metode PCR maupun antigen.

“Sebagian orang yang vaksin dosis penguat adalah orang yang melakukan perjalanan, dan sebagian lagi memang ingin vaksin untuk kepentingan kesehatan,” ujarnya.

Seharusnya, kata dia, vaksin dosis penguat yang diberikan pemerintah secara gratis untuk kepentingan kesehatan, bukan sekadar pemenuhan syarat perjalanan udara maupun laut. Kesehatan menjadi sangat berarti di masa pandemi COVID-19 agar daya tahan masyarakat meningkat.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Nihil Kasus Aktif COVID-19

Imun tubuh masyarakat yang kuat menyebabkan kasus aktif COVID-19 drastis menurun. Penurunan kasus aktif COVID-19 dan sistem penanganan COVID-19 yang baik dapat mempercepat penurunan status dari pandemi menjadi endemi.

“Kasus aktif tidak boleh bertambah lebih dari dua digit setiap hari untuk ditetapkan sebagai endemi,” katanya.

Ia merinci kasus aktif COVID-19 di Kepri tinggal empat orang, yang tersebar di Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun.

“Tidak ada kasus aktif di satu daerah di empat kabupaten dan kota di Kepri lebih dari satu orang,” demikian Tjetjep Yudiana. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru