9 Alasan Kenapa Judi Makin Marak di Batam

- Publisher

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi salah satu Gelper di Kota Batam. Foto: Istimewa

Ilustrasi salah satu Gelper di Kota Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Perjudian berkedok gelanggang permainan di Kota Batam, Kepulauan Riau semakin marak. Bahkan, ada yang secara terang-terangan beroperasi di mall.

Tak hanya itu, beberapa aktifitas perjudian online pun secara terang-terangan beroperasi di kota berjuluk “Bandar Dunia Madani” ini.

Tak terhitung sudah berapa banyak pemberitaan dari berbagai media. Nyatanya praktik perjudian ini masih melenggang bebas.

BACA JUGA:  Di Batam, Ratusan Ribu Warga Belum Vaksinasi Booster

Untuk judi online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di pelbagai platform digital.

Berikut ini adalah beberapa alasan, kenapa perjudian baik berkedok gelanggang permainan atau perjudian online semakin marak di Kota Batam.

  1. Lemahnya pengawasan dan pembiaran oleh aparat penegak hukum terhadap praktik perjudian, padahal kerap diberitakan
  2. Pemerintah daerah menutup mata terhadap praktik perjudian
  3. Lembaga keagamaan dan lembaga adat yang seakan membiarkan praktik perjudian yang nyata-nyata melanggar norma agama dan adat istiadat
  4. Banyaknya lokasi perjudian berkedok gelanggang permainan di wilayah Kota Batam, mulai dari hotel, mall, bahkan ruko-ruko yang berada di pemukiman warga
  5. Keinginan cepat kaya dari pemain
  6. Faktor teman atau lingkungan
  7. Ingin banyak uang tanpa bekerja
  8. Kecanduan judi online
  9. Akses internet semakin mudah

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru