Gubernur Ansar Buka MTQ IX Provinsi Kepulauan Riau

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka secara langsung Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Anambas, Kamis (14/7).

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan kompang oleh Gubernur Ansar dan para Kepala Daerah Kabupaten/Kota serta jajaran Forkompimda Kepri.

MTQ ke-IX Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022 ini mengusung tema “Membangun Generasi Qurani Menuju Masyarakat Sehat, Ekonomi Kuat, Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya”.

BACA JUGA:

Puluhan Stan Bazar akan Ramaikan MTQ XVI Kota Tanjungpinang 2022

MTQ XXXI Batam Sukses Digelar, Amsakar Yakin Modal Besar Juarai MTQ Kepri

Dengan tema tersebut, diharapkan perhelatan MTQ bisa sejalan dengan visi Provinsi Kepri yang diusung Gubernur Ansar dan Wakil Gubernur Marlin Agustina.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengatakan Al Qur’an merupakan Kalamullah, yang berisi pesan-pesan Allah kepada umat manusia. Dengan Al Qur’an kita bisa mengetahui mana yang haq dan mana yang batil. Dengan Al Qur’an juga kita bisa mengetahui jalan kehidupan yang benar. Oleh karena itu, kita jadikan Al Qur’an dan seluruh sistem ajarannya menjadi sumber utama pembentukan akhlak mulia bagi manusia.

“Kita berharap dengan pelaksanaan kegiatan MTQ IX Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 12022 ini dapat memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Provinsi Kepulauan Riau,” kata Gubernur Ansar.

Tantangan ke depan yang kita hadapi salah satu permasalahannya ialah bagaimana mempersiapkan generasi bangsa dan umat yang lebih tangguh, kompetitif dan lebih produktif, yakni generasi yang hidup dibawah bayang-bayang A-Qur’an. Generasi
mendatang pasti akan hidup di dalam lingkungan sosial budaya yang amat berbeda dengan sekarang. (DI)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!