Perkembangan mutasi virus corona, kata dia, dapat menurunkan efikasi vaksin, sehingga vaksin dosis ketiga atau booster saja belum cukup.
“Sekarang tiga dosis pun sudah terancam menurun lagi ini efektivitasnya dalam memberikan proteksi,” ujar Dicky.
BACA JUGA:
Bukan Demam, Ini Gejala Awal Kasus COVID-19 di Indonesia saat Meledak Lagi
Kendati efektivitasnya turun, kata Dicky, vaksin tetap dibutuhkan untuk mencegah keparahan kasus COVID-19.
Meski kebal terhadap infeksi virus, vaksin booster disebut mampu menekan angka kematian atau mencegah pasien COVID-19 dirawat di ruang ICU rumah sakit.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















