Manajemen JNE Akui Menimbun Bansos Presiden di Depok

- Publisher

Senin, 1 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Manajemen perusahaan logistik PT JNE mengakui menimbun bansos dari presiden untuk masyarakat terdampak COVID-19.

Bansos tersebut dibuang dan dikubur dekat gudang di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Head of Media Relation Departement JNE, Kurnia Nugraha mengatakan, tindakan penguburan bansos tersebut tidak ada yang menyalahi aturan. Menurut Kurnia, pihaknya telah memiliki perjanjian dengan pihak Pemerintah terkait prosedur penanganan barang rusak.

BACA JUGA:  Berdalih Saling Suka, Anak dan Ayah 'Enak-Enak'. Sang Anak Kini Mengandung!

Ini Deretan Bansos yang Terus Lanjut Sampai 2022

”Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran. Karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak. Sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah ada kesepakatannya dari kedua belah pihak,” kata Kurnia, Minggu, 31 Juli 2022.

BACA JUGA:  Perguruan Tinggi Harus Menjadi Garda Terdepan dalam Pemberantasan Korupsi

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan itu, apabila tidak ada kesepakatan sebelumnya. ”Sebagai perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa kurir ekspres dan logistik sejak tahun 1990, JNE terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, masyarakat serta pemerintah,” katanya.

Kurnia menambahkan, pihaknya siap menjalani setiap proses yang berlaku, apabila temuan penimbunan bansos itu menimbulkan permasalahan.

BACA JUGA:  Dukung Program Prabowo, Mahasiswa Doktor KPI UINSU Gelar Pengabdian Masyarakat Dengan Bagikan Susu Gratis

“JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan,” katanya.

Puluhan karung beras bantuan sosial untuk masyarakat terdampak COVID-19 ditemukan terkubur di sebuah lapangan di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Sejak awal perusahaan pengiriman JNE yang melakukan itu, karena lokasinya yang berada persis di depan gudang perusahaan tersebut. (RP)

Berita Terkait

Bak Negeri Bersalju, Gunung Bromo Diselimuti Embun Upas saat Suhu Sentuh 2 Derajat Celsius
Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis 11 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Pulau Penyengat Jadi Magnet Wisata, Dua Event Besar Kepri Digelar Juni Ini
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam
RSBP Siap Berikan Layanan Mudah, Cepat dan Berkualitas Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
WTP Ke-14 Beruntun untuk Batam, Amsakar: Setiap Rupiah Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:23 WIB

Bak Negeri Bersalju, Gunung Bromo Diselimuti Embun Upas saat Suhu Sentuh 2 Derajat Celsius

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis 11 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:16 WIB

Pulau Penyengat Jadi Magnet Wisata, Dua Event Besar Kepri Digelar Juni Ini

Berita Terbaru