23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KDMP di Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Gedung KDMP di Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 23 gerai KDMP telah rampung dibangun dari total 159 unit yang ditargetkan tersedia secara bertahap di seluruh wilayah Kepri.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi, mengatakan selain 23 gerai yang telah selesai, terdapat sembilan unit lainnya yang masih dalam proses pembangunan.

“Sebanyak 23 gerai sudah selesai dibangun, sementara sembilan unit lainnya masih dalam tahap konstruksi,” kata Riki di Tanjungpinang, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, gerai-gerai yang telah selesai tersebut tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, dengan jumlah terbanyak berada di Kota Batam.

BACA JUGA:  TPT Kepri Kembali Turun, Lebih Rendah dari Pra Pandemi

Meski bangunan fisik telah rampung, seluruh gerai tersebut belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan berbagai perlengkapan pendukung. Fasilitas yang masih dalam proses pengiriman meliputi rak dagangan, kamera pengawas (CCTV), mesin kasir, kendaraan pikap hingga sepeda motor roda tiga untuk mendukung distribusi barang.

“Informasinya, masih dalam perjalanan logistik,” ujarnya.

Riki menyebutkan, operasional gerai Koperasi Merah Putih di Kepulauan Riau ditargetkan mulai diluncurkan pada 16 Agustus 2026. Peluncuran itu direncanakan dilakukan secara serentak bersama sejumlah daerah lain di Indonesia dan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Pemprov Kepri masih menghadapi tantangan terkait penyediaan lahan pembangunan gerai, terutama di wilayah desa yang memiliki karakteristik kepulauan.

BACA JUGA:  Ansar Sambut Kunjungan Kapusjarah Polri

Permasalahan tersebut, lanjut Riki, telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait guna memperoleh arahan mengenai konsep pembangunan yang sesuai dengan kondisi geografis Kepulauan Riau.

“Kita juga sudah rapat bersama pemerintah kabupaten dan kota termasuk TNI. Intinya, untuk sementara, kita optimalkan dulu 159 gerai KDKMP yang siap dibangun,” katanya.

Sejumlah Koperasi Merah Putih di Kepri sebenarnya telah menjalankan aktivitas usaha meski belum menempati gedung permanen. Beberapa di antaranya memanfaatkan fasilitas milik pemerintah desa maupun kecamatan sebagai tempat operasional sementara.

Koperasi Desa Merah Putih Sri Kuala Lobam, Busung, Malang Rapat dan Pengudang di Kabupaten Bintan menjadi beberapa contoh koperasi yang telah memulai aktivitas bisnisnya.

BACA JUGA:  Dapat Sinyal Dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri Akan Rehabilitasi 3 HDPE di Kepri

“Mereka masih menempati tempat sementara. Itu seperti latihan untuk berbisnis koperasi,” ujar Riki.

Ia menambahkan, gerai KDMP yang dibangun oleh PT Agrinas bersama TNI memiliki luas sekitar 20 x 30 meter dan dilengkapi area parkir yang cukup luas. Karena itu, koperasi didorong untuk tidak hanya berfokus pada penjualan bahan kebutuhan pokok, tetapi juga mengembangkan berbagai sektor usaha lainnya.

“Termasuk bisnis sektor kelautan dan perikanan, karena Kepri ini wilayah kepulauan, potensinya sangat besar,” kata Riki.

Selain usaha sembako, koperasi juga didorong mengembangkan layanan percetakan, sablon, fotokopi hingga pemasaran kendaraan listrik guna memperluas peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Berita Terbaru